KAI Daop 8 Surabaya Normalisasi Jadwal Kereta Pasca Insiden di Bumiayu
Lifestyle

KAI Daop 8 Surabaya Normalisasi Jadwal Kereta Pasca Insiden di Bumiayu

Radar Media Digital - ACEHGROUND.COM – Operasional keberangkatan kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya kini telah kembali pulih sepenuhnya setelah sempat terdampak gangguan operasional di Stasiun Bumiayu. Seluruh rangkaian kereta yang dijadwalkan berangkat dari stasiun-stasiun utama di wilayah tersebut dipastikan berjalan sesuai waktu yang telah ditentukan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menegaskan bahwa meskipun sempat terjadi kendala teknis di lintas lain, layanan keberangkatan dari Surabaya dan Malang tetap diprioritaskan untuk melayani penumpang secara optimal. Keamanan dan keselamatan tetap menjadi parameter utama dalam normalisasi jadwal ini.

“Keberangkatan kereta api (KA) dari wilayah Daop 8 Surabaya berjalan normal sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” kata Mahendro di Surabaya, Rabu (8/4).

Dampak Keterlambatan pada Kedatangan Kereta

Meskipun arus keberangkatan sudah stabil, menurut catatan AcehGround, sejumlah rangkaian kereta yang menuju wilayah Daop 8 Surabaya masih mengalami penyesuaian waktu tempuh. Hal ini merupakan imbas dari insiden anjloknya KA Bangunkarta relasi Jombang – Pasar Senen di emplasemen Stasiun Bumiayu beberapa waktu lalu.

Akibat peristiwa tersebut, petugas harus melakukan rekayasa pola operasi dengan mengalihkan perjalanan melalui jalur alternatif. Pengalihan ini secara otomatis menambah durasi perjalanan karena adanya antrean dan jarak tempuh yang lebih jauh dari rute reguler.

“KAI Daop 8 Surabaya mencatat bahwa rata-rata keterlambatan perjalanan KA yang menuju wilayahnya berkisar antara 43 menit hingga 316 menit, tergantung pada lintas operasional dan antrean perjalanan KA di jalur alternatif. Meski demikian, KAI terus berupaya melakukan pengaturan perjalanan secara optimal agar dampak keterlambatan dapat diminimalkan,” kata Mahendro.

Daftar Kereta Api yang Mengalami Keterlambatan

Berdasarkan data operasional, berikut adalah rincian kereta api yang mengalami penambahan waktu tempuh menuju wilayah Daop 8:

KA Gayabaru Malam Selatan (90): Relasi Pasar Senen – Surabaya Gubeng (terlambat 316 menit)

KA Brawijaya (38): Relasi Gambir – Malang (terlambat 168 menit)

KA Majapahit (246B): Relasi Pasar Senen – Malang (terlambat 152 menit)

KA Bima (8): Relasi Gambir – Surabaya Gubeng (terlambat 127 menit)

KA Gajayana (36): Relasi Gambir – Malang (terlambat 124 menit)

KA Jayakarta (252B): Relasi Pasar Senen – Surabaya Gubeng (terlambat 43 menit)

Pihak manajemen KAI terus melakukan koordinasi intensif antarunit untuk mempercepat proses normalisasi jalur di titik gangguan. Langkah ini diambil guna memastikan kenyamanan pelanggan tidak terganggu lebih lama akibat perubahan pola operasi sementara tersebut.

“KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat kondisi ini. Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh pelanggan atas kesabaran dan pengertian yang diberikan selama masa penanganan berlangsung,” kata Mahendro menutup keterangannya.

Kondisi ini menjadi perhatian publik mengingat pentingnya ketepatan waktu dalam transportasi massal kereta api. Ribuan penumpang yang mengandalkan moda transportasi ini terdampak secara langsung oleh perubahan jadwal kedatangan, yang menuntut kesigapan pihak operator dalam melakukan mitigasi risiko di lapangan.

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News AcehGround

Sulis Astuti

Sulis adalah jurnalis media yang menempuh pendidikan di Universitas Indonesia. Berbekal latar belakang akademik dan pengalaman jurnalistik, ia dikenal cermat dalam mengolah informasi serta menjunjung tinggi akurasi, etika, dan tanggung jawab dalam setiap laporan yang disajikan kepada publik.

Topik

Daop 8 Surabaya Jadwal Kereta Api KA Bangunkarta PT Kereta Api Indonesia Stasiun Bumiayu

Berita Terkait

Kejagung Setor Rp1,03 Triliun ke Kemenkeu, Termasuk Hasil Pemulihan Aset Edi Tansil

Senin, 15 Juni 2026, 15:11

MILAD KE-24 BSMI: 24 Tahun Mengabdi untuk Kemanusiaan, dari Indonesia untuk Dunia

Senin, 8 Juni 2026, 12:18

Alumni Taruna Nusantara Harus Menjadi Generasi Adaptif, Berkarakter, dan Berintegritas

Minggu, 31 Mei 2026, 08:55

Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon, ASABRI Jamin Hak Keluarga Kopda Anumerta Rico Pramudia

Kamis, 21 Mei 2026, 11:09

Antisipasi Kemarau, Operasi Modifikasi Cuaca Dikerahkan untuk Kejar Defisit Air di Danau Toba

Jumat, 10 April 2026, 14:02

You can share this post!