Radar Media Digital - Dinas Perhubungan Kota Batu mengalokasikan anggaran Rp100 juta untuk pengembangan sistem presensi digital dalam program Angkutan Pelajar (Apel) Gratis, yang ditargetkan mulai beroperasi pada Juli mendatang.
Anggaran tersebut diambil dari pos operasional rutin sekitar Rp2 miliar. Dana ini akan digunakan untuk membangun aplikasi yang terintegrasi dengan sistem GPS dan pencatatan kehadiran secara real-time. Pencatatan kehadiran dan operasional armada sebelumnya dilakukan secara konvensional.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Batu, Hari Juni Susanto, menyatakan bahwa proses pengembangan sistem masih berlangsung. Sistem baru diharapkan dapat meningkatkan transparansi, di mana setiap perjalanan armada dan jumlah siswa yang diangkut akan tercatat otomatis, serta menjadi dasar perhitungan subsidi bagi sopir. Digitalisasi diharapkan dapat menekan potensi laporan fiktif dan memberikan data yang lebih akurat untuk evaluasi kinerja layanan.
Implementasi sistem presensi digital ini ditargetkan untuk bertepatan dengan tahun ajaran baru 2026/2027, saat penerimaan siswa baru dimulai. Meskipun optimis dapat mencapai target, tantangan terkait efektivitas anggaran dan kesiapan teknis, termasuk infrastruktur dan sumber daya, masih menjadi perhatian.