Radar Media Digital - KBRN, Bengkulu : Perubahan pola konsumsi berita di kalangan generasi muda semakin terasa seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi digital. Banyak generasi mudah kini menggunakan internet untuk mengakses informasi melalui platform daring seperti media sosial, aplikasi berita digital, dan situs berita dibandingkan media cetak seperti koran.
Indy Wulandari salah seorang mahasiswa Universitas Bengkulu mengatakan dampak dari perubahan konsumsi berita diera digital yaitu informasi yang lebih mudah diakses dan cepat dimana saja berada melalui internet. Ia lebih memilih media sosial untuk mencari berita dibandingkan media cetak seperti koran yang harus menunggu untuk setiap edisi terbaru.
"Saya lebih memilih sosmed sih karena lebih mudah dan cepat diakses karena sekarang untuk koran sendiri sudah jarang saya temukan apa lagi harus menunggu koran dengan edisi terbaru itu memakan waktu, jadi saya lebih memanfaatkan hp," ucap Indy, Kamis (21/10/2024). Namun dibalik kemudahan akses tersebut, terdapat juga tantangan baru yaitu banyaknya informasi yang beredar di media sosial sering kali membuat generasi muda rentan terhadap hoaks dan berita palsu.
Luluk salah seorang generasi muda mengatakan perlunya berhati hati dalam mencari dan memilih berita. Ia juga menambahkan informasi tersebut bisa menjadi timpang tindih atau bahkan berita palsu yang menyebabkan kesalah pahaman dan ketengan sosial.
Perubahan pola konsumsi berita generasi muda menuntut inovasi dari berbagai pihak, terutama media massa. Dengan begitu, penyebaran informasi yang cepat dan akurat tetap dapat dijaga di tengah perubahan zaman yang semakin digital. (el)