Anjing Pelacak di Jepang Deteksi Uang Tunai di Bandara Narita
Sumber Foto: women.okezone.com
Deteksi Viral

Anjing Pelacak di Jepang Deteksi Uang Tunai di Bandara Narita

Pemeriksaan di bandara menjadi langkah vital dalam mencegah penyelundupan barang ilegal oleh penumpang. Di Jepang, tepatnya di Bandara Narita, otoritas setempat telah menerapkan metode inovatif dengan melibatkan anjing pelacak dalam proses ini.

Sejak awal Agustus, dua ekor Labrador Retriever, yang diberi nama Lilax dan Tori, ditugaskan untuk mendeteksi uang tunai yang mungkin disembunyikan dalam bagasi penumpang. Kedua anjing ini merupakan hasil seleksi dari program pelatihan anjing pelacak narkoba, di mana mereka menunjukkan kemampuan luar biasa dalam tugas-tugas penyelidikan sebelumnya.

Tujuan utama dari pelibatan Lilax dan Tori adalah untuk mencegah pencucian uang yang dapat dilakukan oleh oknum yang berusaha membawa uang tunai ke luar negeri. Keduanya telah menjalani pelatihan khusus selama satu bulan sebelum mulai bertugas di Kantor Bea Cukai Cabang Narita, yang merupakan bagian dari Bea Cukai Tokyo.

Dalam demonstrasi di Bandara Narita, Lilax dan Tori berhasil menyaring lebih dari sepuluh staf bea cukai yang menyamar sebagai penumpang. Metode kerja mereka mirip dengan anjing pelacak narkoba; setelah mendeteksi adanya uang tunai, mereka akan duduk di samping pawangnya sebagai sinyal untuk melaporkan temuan tersebut.

“Hubungan kepercayaan antara anjing dan pawangnya sangat penting untuk efektivitas investigasi,” ungkap seorang pejabat senior bea cukai, menekankan pentingnya kerja sama dalam tim ini.

Lilax dan Tori dibesarkan di pusat pelatihan anjing pendeteksi narkoba yang berada di distrik Sanrizuka Goryo Bokujo, Narita, Prefektur Chiba. Kehadiran mereka diharapkan dapat meningkatkan pengawasan dan keamanan di bandara, serta menekan potensi kejahatan finansial yang merugikan.