Radar Media Digital - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk menjalin kolaborasi strategis untuk integrasi infrastruktur digital dengan pasokan energi rendah karbon melalui penandatanganan nota kesepahaman pada 10 April 2026.
Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, dan Direktur Utama PGN, Arief Kurnia Risdianto, di Jakarta. Kerja sama ini berfokus pada pemanfaatan biomethane sebagai sumber energi hijau untuk mendukung operasional green data center TelkomGroup.
Dalam kolaborasi ini, Telkom bertindak sebagai pengembang ekosistem digital yang memerlukan pasokan energi rendah emisi, sementara PGN menyediakan biomethane yang dihasilkan dari limbah minyak kelapa sawit di wilayah Sumatra. Dian Siswarini menegaskan bahwa langkah ini memperkuat sinergi antar BUMN dalam mendukung pembangunan infrastruktur digital nasional yang berkelanjutan. Ruang lingkup kerja sama mencakup studi bersama dan penjajakan implementasi energi hijau untuk data center TelkomGroup, baik di dalam maupun luar negeri.
Telkom telah mengidentifikasi lima wilayah strategis untuk memanfaatkan pasokan energi PGN, yaitu Cikarang, Batam, Serpong, Sentul, dan Surabaya. Seluruh lokasi tersebut terintegrasi dengan jaringan pipa gas PGN, yang memungkinkan optimalisasi infrastruktur yang ada dan pengembangan jaringan baru. PGN juga melihat biomethane sebagai pilar transformasi menuju bisnis energi rendah karbon, dengan potensi nilai tambah baru bagi perusahaan dan ekspansi portofolio energi bersih.