Radar Media Digital - Polres OKI menggelar sosialisasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) untuk mengantisipasi ancaman yang muncul di musim kemarau di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.
Memasuki musim kemarau, ancaman Karhutla kembali meningkat di wilayah OKI. Untuk menghadapinya, Polres OKI mengadakan sosialisasi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan di Aula SAR Polres OKI.
Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, menyatakan bahwa sosialisasi ini bukan sekadar seremonial, melainkan forum untuk memperkuat koordinasi antarinstansi. Tujuannya adalah menyamakan persepsi dan menyatukan langkah konkret dalam pencegahan dan penanganan potensi Karhutla.
AKBP Eko menekankan bahwa dampak Karhutla sangat luas, termasuk merusak lingkungan, mengganggu kesehatan masyarakat, dan berdampak pada ekonomi. Ia mengingatkan pentingnya mengesampingkan ego sektoral demi kerja sama dalam pencegahan dan penanggulangan.
Dalam kesempatan tersebut, Polres OKI menghadirkan pakar kehutanan Prof. Bambang Hero Saharjo sebagai narasumber melalui Zoom Meeting. Prof. Bambang menekankan perlunya sistem deteksi dini yang akurat serta kolaborasi berkelanjutan untuk mencegah dan menangani Karhutla secara efektif.