Polres Ngada Akhiri Penyelidikan Kasus Bocah Gantung Diri
Sumber Foto: Tempo.co
Hukum

Polres Ngada Akhiri Penyelidikan Kasus Bocah Gantung Diri

KEPOLISIAN Resor Ngada atau Polres Ngada menghentikan penyelidikan kasus meninggalnya siswa kelas IV sekolah dasar di Desa Nenowea, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur atau NTT. Polisi telah melakukan gelar perkara pada Kamis, 5 Februari 2026 dan menyatakan tidak ada peristiwa pidana dalam peristiwa bocah gantung diri itu.

"Diputuskan untuk menghentikan penyelidikan karena penyebab kematian korban bukan merupakan tindak pidana," kata Kepala Kepolisian Resor Ngada, Ajun Komisaris Besar Andrey Valentino saat dihubungi Tempo pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Andrey mengatakan polisi telah mengambil keterangan dari 11 saksi termasuk di antaranya dokter yang melakukan visum terhadap korban. Selain itu, ia mengklaim telah mengundang Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak atau UPTD-PPA untuk menentukan ujung penyelidikan.

Hasilnya, penyelidikan menemukan fakta bahwa sang anak mengakhiri hidupnya karena tidak bisa membeli buku dan pena. Berdasarkan keterangan para saksi, katanya, keluarga korban memang mengalami keterbatasan ekonomi. Korban memang sering terlambat bayar biaya sekolah

"Tetapi biaya sekolah tetap dibayar lunas setelah orang tua korban menjual hasil panen dari kebun mereka,” ucap Andrey

Selain itu, polisi menyatakan korban tidak mengalami perundungan di sekolah. Hasil visum juga tidak menemukan adanya tanda kekerasan.

Sebelumnya, korban ditemukan dalam keadaan gantung diri di dahan pohon cengkeh dekat rumah neneknya pada Kamis, 29 Januari 2026 pukul 11.00 WITA. Pagi harinya, korban dibangunkan oleh ibunya untuk bersekolah sekitar pukul 7.30 WITA. Bocah tersebut sempat menolak karena merasa sakit kepala, tapi oleh ibunya tetap dipaksa berangkat.

Korban diantar ke rumah neneknya oleh tukang ojek untuk mengambil seragam sekolah. Namun, sesampainya di sana, korban justru beranjak menuju bale yang berada di sekitar kebun milik neneknya. Sekitar pukul 11.00 WITA, korban terlihat sudah dalam kondisi tergantung di dahan pohon cengkeh di dekat bale tersebut. Korban meninggalkan secarik surat dengan isi yang kurang lebih berisi ucapan "selamat tinggal mama".

Catatan Redaksi

Jangan remehkan depresi. Untuk bantuan krisis kejiwaan atau tindak pencegahan bunuh diri, Dinas Kesehatan Jakarta menyediakan psikolog gratis bagi warga yang ingin bekonsultasi tentang kesehatan jiwa. Terdapat 23 lokasi konsultasi gratis di puskesmas Jakarta dan bisa diakses peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan.

Selain mengontak Dinas Kesehatan DKI, Anda dapat menghubungi lembaga berikut ini untuk berkonsultasi.