Polres Bojonegoro Selidiki Dugaan Pencemaran Nama Baik Terkait Menu MBG
Sumber Foto: KabarBaik.co
Hukum

Polres Bojonegoro Selidiki Dugaan Pencemaran Nama Baik Terkait Menu MBG

Radar Media Digital - KabarBaik.co, Bojonegoro – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bojonegoro tengah melakukan pendalaman atas laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aulia 2 Desa Sumberagung, Kecamatan Ngraho, Bojonegoro, terhadap pemilik akun tiktok yang memprotes menu MBG yang disajikan dianggap kurang layak.

Kasatreskrim Polres Bojonegoro, AKP Cipto Dwi Leksana, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima pengaduan tersebut dan akan segera melakukan klarifikasi terhadap para pihak yang berkaitan. “Untuk pengaduan baru kami terima. Selanjutnya akan kami lakukan permintaan klarifikasi dari para pihak,” ujar Cipto, Sabtu (28/2).

Menurutnya, saat ini perkara tersebut masih dalam tahap penyelidikan guna mendalami isi laporan yang diajukan oleh pihak SPPG Aulia 2 Sumberagung. “Iya, masih dalam tahap penyelidikan untuk mendalami isi pengaduan,” jelasnya.

Baca Juga:

Keluhan Menu Makan Bergizi Gratis di Bojonegoro…

Kritik Menu MBG Berujung Laporan Polisi, PDIP…

Menu MBG di Awal Ramadan Dikeluhkan Wali Murid,…

Kasus ini bermula dari unggahan akun TikTok @dyputri_ yang memposting video berdurasi 27 detik terkait menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kering dari SPPG Aulia 2 Desa Sumberagung. Dalam video tersebut, ditampilkan paket makanan berisi jeruk, singkong goreng, dan tahu bakso.

Dalam keterangan unggahannya, pemilik akun menuliskan narasi bernada sindiran terkait menu yang diterima. Unggahan itu kemudian dilihat puluhan ribu pengguna TikTok dan memicu beragam tanggapan warganet.Merasa nama baik lembaganya tercoreng, pihak SPPG Aulia 2 Sumberagung melaporkan pemilik akun tersebut ke Polres Bojonegoro pada Rabu (25/2).

Humas SPPG Aulia 2 Sumberagung sekaligus pelapor, Haryono, menyatakan bahwa unggahan tersebut dilakukan berulang kali dan dinilai memicu opini publik yang menyudutkan lembaganya. Ia juga menyebut, dampak dari unggahan tersebut membuat pihak dapur mendapatkan teguran dari atasan.

“Postingan tersebut diunggah berulang kali, sehingga memicu opini publik yang menyudutkan lembaga kami,” kata Haryono.

Ia menegaskan, hingga saat ini tidak ada laporan dari penerima manfaat MBG yang mengeluhkan gangguan kesehatan atau keracunan setelah mengonsumsi menu yang didistribusikan.

Sementara itu, kuasa hukum pelapor, Sunaryo Abuma’in, mengatakan langkah pelaporan ditempuh untuk melindungi nama baik lembaga. Menurutnya, kliennya merasa dirugikan secara materiel maupun imateriel akibat unggahan tersebut.

“Kami melaporkan dugaan pencemaran nama baik ini karena klien kami merasa dirugikan secara materiel dan imateriel. Unggahan tersebut telah menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat,” ujarnya.

Pihaknya juga telah melengkapi laporan dengan sejumlah bukti, termasuk tangkapan layar dan dokumentasi unggahan akun yang dimaksud. “Kami berharap perkara ini menjadi terang dan ada pertanggungjawaban secara hukum,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam

Editor: Hairul Faisal

Ditag Bojonegoro Desa Sumberagung Kecamatan Ngraho Polres Bojonegoro satuan pelayanan pemenuhan gizi SPPG Aulia 2

Posting Terkait

Temukan Anomali Data, Pemkab Bojonegoro Kerahkan ASN Lakukan Ground Check DTSEN

PAD Bojonegoro Capai 36 Persen, DBH Alami Penurunan Signifikan

Otak-atik Pasar Burung Bojonegoro: Ikhtiar Menyelamatkan Denyut Ekonomi Para Pedagang

Peternak Kambing di Bojonegoro Cuan, Harga Merangkak Naik Jelang Idul Adha

Pendaftaran Lelang 5 Jabatan Kepala OPD di Bojonegoro Masih Sepi Peminat

Ikuti Kami Pada

Navigasi pos

Pos sebelumnya Operasi Ramadan di Jombang, Polisi Sita 6 Botol Arak Jowo

Pos berikutnya Kemarin Dilaporkan Hilang, Pencari Ikan di Pasuruan Ditemukan Meninggal Hari Ini