Radar Media Digital - Serang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Banten menargetkan pembangunan 46,71 kilometer infrastruktur desa pada 2026 melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) dengan dukungan anggaran Rp167,4 miliar dalam APBD 2026.
Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Banten Arif Agus Rakhman mengatakan kelanjutan program tersebut difokuskan pada penguatan konektivitas desa sebagai penopang aktivitas ekonomi warga, termasuk distribusi hasil pertanian dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Bang Andra direncanakan dan dilaksanakan melalui APBD dengan indikator capaian yang jelas. Fokus pemerintah adalah manfaat nyata yang dirasakan masyarakat desa,"ujar Arif dalam keterangannya di Kota Serang, Kamis.
Program bangun jalan desa sejahtera telah selaras dengan Asta Cita ke 6 Presiden RI Prabowo Subianto yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan, kata dia.
Ia menjelaskan pendekatan program berbasis indikator terukur agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada output fisik, tetapi juga dampak sosial-ekonomi. Pada 2025, program tersebut merealisasikan 62 infrastruktur desa, terdiri atas 61 ruas jalan dan satu jembatan dengan total panjang 67,87 kilometer.
“Ukuran keberhasilan program Bang Andra pada berkurangnya keterisolasian desa dan meningkatnya aktivitas ekonomi warga,” tegasnya.
Pemprov Banten juga melakukan evaluasi berkala berdasarkan capaian fisik, serapan anggaran, dan dampak ekonomi di lapangan guna memastikan efektivitas penggunaan APBD. Selain itu, pemerintah daerah membuka ruang masukan publik agar prioritas pembangunan tetap sesuai kebutuhan desa.