Radar Media Digital - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, KH Ahmad Nawawi Sadili, mengingatkan tentang maraknya konten semi pornografi dan tayangan tidak senonoh yang dapat diakses di media sosial, yang dinilai sebagai ancaman serius bagi anak-anak.
Komentar ini disampaikan oleh KH Ahmad Nawawi Sadili usai acara halal bihalal di Gedung Puski, Kota Sukabumi. Ia menyatakan bahwa konten-konten tersebut, termasuk yang tidak mendidik seperti tawuran, dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat.
Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak, terutama dengan anak usia sekolah dasar yang kini memiliki akses internet terbuka. Penguatan nilai agama sejak dini dianggap sebagai benteng utama untuk menjaga anak-anak dari hal-hal yang tidak baik.
MUI Kota Sukabumi, melalui Komisi Pendidikan dan Fatwa, sedang merumuskan kebijakan untuk mengatasi permasalahan ini. Rencana tersebut mencakup keterlibatan Komisi Dakwah untuk turun langsung ke sekolah-sekolah dan bekerja sama dengan organisasi masyarakat seperti NU, Muhammadiyah, dan Persis, serta memperkuat jaringan hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.