Cara Mengecek Sumber Awal Foto dan Video Viral untuk Cegah Hoaks
Di era digital saat ini, penyebaran hoaks melalui foto dan video yang viral di media sosial dan aplikasi pesan instan semakin mudah terjadi. Untuk menghindari terjebak dalam informasi yang tidak benar, penting bagi pengguna untuk memverifikasi keaslian konten tersebut.
Pendirian Drone Emprit dan Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi, memberikan panduan mengenai cara mengecek sumber awal foto dan video yang tengah viral. Dengan langkah-langkah yang tepat, pengguna dapat mengetahui apakah video tersebut merupakan rekaman baru atau lama. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diikuti untuk melakukan pengecekan.
Cara Mengecek Sumber Awal Melalui Desktop
- Ambil Screenshot: Jika konten yang diterima berupa video, ambil screenshot dari frame yang unik. Tidak perlu mengambil screenshot jika konten tersebut berupa foto.
- Buka Yandex.com: Masuk ke situs Yandex dan pilih opsi 'Images'.
- Unggah Foto: Upload file screenshot yang telah disimpan dengan mengklik ikon kamera dan memilih 'Select a File'.
- Cek Sumber Asli: Yandex akan menampilkan sumber dari gambar yang diunggah. Periksa apakah video yang ditemukan sama dengan video yang sedang dicek.
- Cek Fakta: Bagi informasi yang telah diperoleh untuk membantu orang lain dalam memverifikasi keaslian konten.
Cara Mengecek Sumber Awal Melalui Aplikasi
- Ambil Screenshot: Seperti sebelumnya, ambil screenshot dari konten video atau tidak perlu jika itu foto.
- Unduh Aplikasi: Install aplikasi 'Search by Image' di smartphone Anda.
- Unggah Screenshot: Upload file screenshot yang telah diambil.
- Cari Hasil: Tekan ikon Search dan tunggu hingga hasil pencarian muncul.
- Periksa Sumber: Hasil pencarian dapat berasal dari Google, Yandex, atau Bing untuk menemukan sumber asli video.
- Cek Tanggal Video: Bandingkan tanggal video yang ditemukan dengan video yang sedang diperiksa. Jika terdapat perbedaan yang signifikan, kemungkinan besar video tersebut adalah hoaks.
Ismail Fahmi menambahkan bahwa untuk video yang mengandung unsur sensitif, penting untuk mengetahui siapa yang ada dalam video tersebut. Jika identitasnya sudah terungkap dan konten tersebut ternyata tidak sesuai dengan fakta, video itu dapat dikategorikan sebagai hoaks.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, diharapkan pengguna media sosial bisa lebih bijak dalam menyebarkan informasi dan terhindar dari hoaks yang merugikan.




