BRI Dorong Transformasi Digital UMKM Melalui LinkUMKM dengan 14,98 Juta Pengguna
Radar Digital

BRI Dorong Transformasi Digital UMKM Melalui LinkUMKM dengan 14,98 Juta Pengguna

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus berkomitmen untuk memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia melalui pemanfaatan platform digital LinkUMKM. Sejak diluncurkan pada tahun 2021, LinkUMKM telah berfungsi sebagai jembatan bagi pelaku UMKM di seluruh Indonesia untuk mendapatkan pelatihan usaha berbasis digital yang sesuai dengan kebutuhan spesifik mereka.

Sampai akhir tahun 2025, LinkUMKM telah dimanfaatkan oleh lebih dari 14,98 juta pelaku UMKM. Platform ini menyediakan pendampingan usaha secara daring, yang mencakup peningkatan kapasitas, perluasan pasar, dan percepatan proses naik kelas. LinkUMKM menghadirkan enam fitur utama yang saling terintegrasi, yaitu UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, dan Register NIB sebagai dukungan administrasi dan legalitas usaha.

Pemberdayaan Melalui Pelatihan dan Fitur-Fitur Unggulan

Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menyatakan bahwa LinkUMKM dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pelaku usaha dalam mengakses informasi pasar dan meningkatkan kemampuan administrasi serta pengelolaan usaha secara berkelanjutan. Platform ini dirancang agar pelaku UMKM dapat memperoleh pembelajaran yang sesuai dengan tahapan dan kebutuhan bisnis mereka.

“LinkUMKM membuka kesempatan bagi setiap pelaku usaha untuk mengikuti pelatihan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan bisnis, mulai dari penguatan dasar usaha hingga peningkatan kapasitas untuk naik kelas. Kami berharap platform ini dapat membantu UMKM mengelola usahanya secara lebih terstruktur dan adaptif terhadap perubahan,” ungkap Akhmad.

Fitur UMKM Smart dan Peluang Pembelajaran

Salah satu fitur yang ditawarkan oleh LinkUMKM adalah UMKM Smart, yang mencakup Self-Assessment Naik Kelas. Fitur ini membantu pelaku usaha mengenali kapasitas bisnis mereka melalui sistem scoring digital. Selain itu, ada juga fitur Coaching Clinic yang berfungsi sebagai ruang konsultasi bisnis, mempertemukan UMKM dengan mentor dan coach profesional. Berdasarkan hasil penilaian, pelaku UMKM akan menerima rekomendasi pelatihan yang sesuai dengan tingkat usaha mereka, mulai dari UMKM tradisional hingga modern. Saat ini, tersedia lebih dari 690 modul pembelajaran untuk memperkuat soft skill dan hardskill pelaku usaha.

Mendukung Perluasan Pasar dan Kolaborasi

Untuk mendukung perluasan pasar, LinkUMKM menyediakan fitur Etalase Digital, yang berfungsi sebagai sarana promosi produk UMKM untuk menjangkau segmen pasar yang lebih luas. Platform ini juga terhubung dengan jaringan Rumah BUMN, yang merupakan bagian dari ekosistem pendampingan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UMKM. Selain itu, terdapat fitur Komunitas yang berfungsi sebagai ruang kolaborasi dan berbagi pengalaman antar pelaku UMKM.

You can share this post!