Alwi Raih Emas, Ubed Sumbang Perak di SEA Games 2025
Berita UtamaSEA Games 2025
Pathum Thani, 14 Desember 2025
MS-Final: Alwi Farhan (2) vs Moh Zaki Ubaidillah 13-21, 21-8, 21-12
Alwi Farhan:
Alhamdulillah gelar ini saya tidak pernah sangka akan datang dengan apa yang sudah saya lalui selama sepanjang tahun ini. Sebelum main Sea Games saya mengalami momen-momen yang berat tapi saya cukup apresiasi diri saya karena saya tidak gampang menyerah apapun kondisinya. Saya masih mau survive, saya masih mau belajar dan apapun caranya saya bisa bertahan sampai detik ini. Ini karena berkat rezeki yang Allah kasih dan dukungan dari orang tua, dari pelatih, dan juga psikolog saya yang selalu menemani saya setiap hari.
Apa yang dilakukan Ubed umur 18 tahun itu sangat amat tidak masuk akal menurut saya. Dia bisa bermain seperti sekarang, seperti pemain yang sudah lama berada di top level. Semoga ke depannya apapun yang dijalani oleh saya dan Ubed juga tim tunggal putra ke depannya bisa menjadi lebih baik. Ya hari ini mungkin harinya saya, semoga ke depannya kita cari lagi all final-all final untuk tunggal putra Indonesia.
Betapa senang dan bangganya saya tadi saat pemberian medali yang hadir adalah legenda-legenda (Taufik Hidayat dan Lee Chong Wei) yang saya amati ketika saya tumbuh besar. Saya selalu menonton mereka.
Moh Zaki Ubaidillah:
Saya mau ucap syukur, alhamdulillah sudah bisa bermain dengan lancar walaupun hasilnya kurang memuaskan. Saya sudah sangat bersyukur sudah sejauh ini, bisa masuk final di SEA Games pertama kali.
Di gim pertama sudah enak mainnya tapi di gim kedua ada gerakan yang mungkin salah jadi kurang nyaman mainnya, pergerakannya juga jadi tidak nyaman. Tapi di luar itu, Alwi bermain sangat baik, sangat cerdik dan semangatnya luar biasa.
Saya sangat senang bisa dapat medali perak. Ke depan saya masih banyak prestasi-prestasi yang mau saya kejar. Dari latihan harus ditingkatkan lagi dan semangatnya harus lebih-lebih lagi.
Indra Wijaya (Pelatih Tunggal Putra):
Membawa tunggal putra Indonesia all Indonesian final di SEA Games, perasaan saya pastinya bangga. Dari awal terutama di tunggal putra bawa pemain muda, saya pikir tidak menutup kemungkinan untuk anak-anak ini bisa buat satu kejutan dan kelihatan di sini. Alwi dan Ubed bisa main begitu bagus sampai sejauh ini mereka bisa sampai final. Pastinya satu kebanggaan untuk saya dan kebanggaan untuk anak-anak.
Sebelum berangkat saya hanya berpesan, ini saatnya pembuktian. Kembali lagi seperti yang beberapa awal-awal di Piala Sudirman kemarin itu. Buktikan saja sampai sejauh mana kalian latihan ini.
Setelah sampai di Thailand, saya optimis dengan kondisi anak-anak terutama saat melihat di beregu, kondisinya kami punya tim, kebersamaannya, vibrasi anak-anak waktu ngumpul itu menyenangkan dan relax tapi saling memotivasi satu sama lain. Vibrasi positifnya sangat terasa.
Tidak menyangka bisa All Indonesian Final terutama bila melihat posisinya Ubed. Kita tahu bagaimana kualitas Loh Kean Yew tapi saat melihat permainan Ubed saat itu, keyakinan saya perlahan muncul.
Alwi memang punya energi yang besar bahkan kebanyakan ini (sambil tertawa) tapi saya komunikasi dengan Alwi, bagaimana cara mengaturnya. Makin ke sini terlihat perkembangannya, makin baik, makin terkontrol dan itu membuat dia semakin positif.
Ke depan kalau untuk di team event, saya berharap karena tahun depan ada Kejuaraan Beregu Asia, ada Piala Thomas dan Asian Games kalau anak-anak ini dipercaya untuk main di sana, saya ingin mereka bisa menunjukkan, bisa membuat kejutan-kejutan seperti ini walau masih dalam proses pematangan.
Saya selalu mencoba, dimanapun saya berada, membangun tim dengan saling peduli. Jadi kami sama-sama punya tujuan, punya semangat yang sama. Sejauh ini sangat menyenangkan. (*)
Alwi Farhan Berita Utama Indra Wijaya Moh. Zaki Ubaidillah SEA Games 2025




