Zulkifli Hasan Apresiasi Koperasi Desa Merah Putih di Kendal
Sosial

Zulkifli Hasan Apresiasi Koperasi Desa Merah Putih di Kendal

KENDAL,KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan mengunjungi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Winong, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Jumat (20/2/2026).

Menurut Zulkifli Hasan, pembentukan KDMP di Desa Winong telah berjalan sesuai arahan Presiden dan menjadi contoh pelaksanaan program koperasi desa yang baik dan terorganisir.

“Sesuai saran Presiden, KDMP dilaksanakan dengan baik. Alhamdulillah di Desa Winong ini sudah selesai dan berjalan sangat baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah menargetkan pembangunan hingga 30.000 KDMP pada tahun ini.

Ke depan, koperasi desa diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi di desa dengan menampung hasil produksi masyarakat sehingga tidak ada produk yang tidak terserap pasar.

Penuhi Kebutuhan Jemaah Haji, 2,4 Juta Paket Makanan Siap Saji Segera Dikirim ke Arab Saudi

Artikel Kompas.id

Zulkifli menegaskan koperasi desa juga diproyeksikan menjadi pemasok bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis desa.

Selain itu, jaringan koperasi antar desa akan diperkuat melalui sistem konektivitas (inkones), seiring rencana pembangunan hingga 80.000 koperasi desa di seluruh Indonesia.

“Jika harga cabai atau barang lain di satu daerah mahal, koperasi bisa memasok dari daerah lain yang lebih murah. Antar koperasi nanti saling mengisi dan memperkuat stabilitas harga,” jelasnya.

Operasional KDMP Desa Winong

Sementara itu, Wakil Ketua KDMP Desa Winong, Safari menjelaskan, koperasi telah mulai beroperasi bersamaan dengan pembangunan gedung koperasi.

Selama proses pembangunan berlangsung, kegiatan usaha sementara dijalankan dari rumah milik ketua koperasi.

“Sekarang gedung sudah jadi. Nanti seluruh barang dagangan akan dipindahkan ke gedung koperasi agar pelayanan lebih maksimal,” terangnya.

Menurut Safari, saat ini KDMP Desa Winong menjalankan usaha penjualan gas elpiji dan minyak goreng, serta melayani pengambilan bantuan langsung tunai (BLT) bagi masyarakat.

Namun, untuk distribusi gas elpiji, layanan masih diprioritaskan bagi anggota karena stok yang tersedia masih terbatas.

“Saat ini KDMP Desa Winong memiliki 79 anggota aktif. Salah satu layanan yang berjalan adalah distribusi elpiji dengan penyaluran sekitar 20 tabung per minggu,” katanya.

Ia berharap, keberadaan KDMP bisa menjadi penggerak ekonomi desa, memperkuat ketahanan pangan lokal, serta menjadi model pengembangan koperasi berbasis komunitas yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

You can share this post!