Radar Media Digital - Walikota Samarinda, Andi Harun, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta pihak sekolah untuk lebih proaktif dalam mendeteksi siswa yang memerlukan perhatian khusus, setelah kasus meninggalnya seorang siswa SMK di kota tersebut viral di media sosial.
Kasus ini menarik perhatian dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia. Meninggalnya siswa tersebut memicu respons dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.
Walikota Andi Harun mengapresiasi perhatian Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, atas peristiwa ini. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mengambil tanggung jawab penuh terkait persoalan yang terjadi dan berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Andi Harun juga menginstruksikan Disdikbud agar seluruh kepala sekolah aktif melaporkan kondisi siswa yang membutuhkan bantuan sosial.
Walikota menyoroti bahwa peristiwa viral sering kali memicu kegaduhan publik sebelum pemerintah dapat memberikan respons administratif. Ia menilai bahwa hal ini disebabkan oleh kurangnya aliran informasi yang efektif dari bawah ke atas. Andi Harun berharap dengan komunikasi yang baik, masalah serupa dapat ditangani lebih cepat dan tidak berujung pada kegaduhan.