SUKABUMI — Pemerintah Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk melakukan transformasi digital dengan tujuan meningkatkan layanan publik yang lebih cepat, mudah, dan berdampak positif bagi masyarakat. Salah satu langkah signifikan dalam upaya ini berupa penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) yang bertemakan Penyusunan Arsitektur Peta Rencana Pemerintah Digital Kabupaten Sukabumi Tahun 2025, yang berlangsung baru-baru ini.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Sukabumi dan dianggap sebagai tonggak penting dalam merumuskan arah pengembangan layanan digital di daerah.
Kepala Diskominfo Kabupaten Sukabumi, Yulipri, yang membuka acara tersebut, menyatakan bahwa tahun 2025 akan menjadi fase krusial dalam peralihan dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuju pemerintahan digital yang lebih modern dan responsif. Ia menekankan bahwa transformasi digital ini bukan sekadar soal adopsi teknologi, melainkan juga mencakup perubahan pola pikir dan cara kerja dalam birokrasi.
"Layanan publik harus lebih cepat, lebih baik, dan lebih berkualitas. Ini soal bagaimana kita melayani masyarakat secara lebih efektif," ungkap Yulipri.
Febrian Gumilang, Kepala Bidang Aptika Diskominfo, menambahkan bahwa tujuan dari FGD ini adalah menyusun dokumen arsitektur dan peta rencana digital secara komprehensif. Dokumen tersebut akan berfungsi sebagai panduan utama dalam pengembangan layanan digital yang direncanakan untuk tahun depan.