Transformasi Digital dan Komunikasi Publik di Kotawaringin Timur: Sertijab Kepala Diskominfo
Radar Digital

Transformasi Digital dan Komunikasi Publik di Kotawaringin Timur: Sertijab Kepala Diskominfo

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) mengukuhkan komitmennya untuk mempercepat transformasi digital dan memperkuat komunikasi publik melalui acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotim. Acara ini berlangsung di Ruang Sampit Creative Hub Diskominfo Kotim pada Senin, 2 Februari 2026.

Dalam sertijab tersebut, jabatan Kepala Diskominfo Kotim resmi diserahterimakan dari Pelaksana Tugas (Plt) Ady Candra kepada Cok Orda Putra Legawa, yang kini menjabat sebagai Kepala Diskominfo definitif. Acara ini dianggap strategis untuk menyelaraskan kebijakan dan program Diskominfo dengan visi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kotim untuk periode 2025–2029.

Ady Candra, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa selama kurang lebih tiga bulan menjabat sebagai Plt, ia berusaha menjaga soliditas internal dan memastikan program-program prioritas tetap berjalan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperkuat komunikasi dan sinergi dengan media serta organisasi perangkat daerah melalui kegiatan coffee morning dan silaturahmi.

“Kami berusaha membangun komunikasi yang baik dengan media dan SOPD. Saat ini, kami juga sedang dalam proses pengembangan ruang podcast yang diharapkan menjadi salah satu sarana penyampaian informasi kepada masyarakat,” ungkap Ady Candra.

Meski menyadari adanya berbagai kekurangan selama masa tugasnya, ia berharap fondasi yang telah dibangun dapat dilanjutkan dan disempurnakan oleh pimpinan definitif demi kemajuan Diskominfo Kotim di masa mendatang.

Sementara itu, Cok Orda Putra Legawa menekankan pentingnya komunikasi publik yang tidak bersifat satu arah. Ia menilai Diskominfo harus berfungsi sebagai jembatan yang memungkinkan masyarakat untuk tidak hanya menerima informasi, tetapi juga memahami dan terlibat dalam dinamika pembangunan daerah.

“Komunikasi tidak cukup hanya satu arah. Masyarakat harus bisa mengetahui dan memahami informasi yang disampaikan pemerintah. Diskominfo menjadi sarana utama untuk mewujudkan pemerintahan yang komunikatif dan adaptif,” kata Cok Orda.

Ia juga menyoroti perkembangan zaman yang semakin pesat, terutama dengan dominasi penggunaan telepon pintar, yang mengharuskan pemerintah daerah untuk menyesuaikan diri dengan pola komunikasi digital agar informasi publik dapat tersampaikan dengan cepat, tepat, dan menarik.

Acara sertijab tersebut dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kotim Umar Kaderi, yang didampingi oleh Kepala BKPSDM Kotim Kamaruddin Makkalepu. Dalam kesempatan itu, Umar Kaderi berharap agar Diskominfo Kotim dapat lebih optimal dalam menyebarluaskan potensi daerah melalui konten-konten positif.

“Kita ingin potensi Kotim dapat diinformasikan dengan baik. Sehingga sebelum orang datang ke Sampit, mereka sudah mengetahui seperti apa Kotim itu,” ujarnya. Umar Kaderi menambahkan bahwa dengan strategi komunikasi yang tepat, diharapkan Kotim tidak lagi hanya dikenal melalui kisah-kisah kelam di masa lalu, melainkan sebagai daerah yang memiliki potensi, kreativitas, dan daya tarik untuk dikunjungi.

You can share this post!