Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menyuarakan keprihatinannya terhadap lini pertahanan timnya menjelang pertandingan penting kontra Como. Meskipun tim lawan dipastikan tidak akan diperkuat oleh salah satu pemain kuncinya, Nico Paz, Spalletti tetap menekankan pentingnya kewaspadaan.
Pertandingan antara Juventus dan Como dijadwalkan berlangsung di Allianz Stadium, Turin, pada Sabtu (21/2) malam WIB. Laga ini menjadi krusial bagi I Bianconeri yang bertekad bangkit dari serangkaian hasil minor.
Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!
Catatan Mureks menunjukkan, Juventus tengah berada dalam tren buruk, melalui empat pertandingan terakhir di semua kompetisi tanpa kemenangan, dengan tiga di antaranya berakhir dengan kekalahan. Terbaru, mereka takluk 2-5 dari Galatasaray di Liga Champions. Selain itu, Juventus juga telah tersingkir dari Coppa Italia dan terlempar dari empat besar klasemen sementara Serie A setelah kalah 2-3 dari Inter Milan di Stadio San Siro.
Di sisi lain, Como akan tampil tanpa Nico Paz, gelandang andalan mereka, yang harus absen karena skorsing akumulasi kartu kuning. Paz menerima kartu kuning kelimanya di Serie A musim ini saat berhadapan dengan AC Milan.
Spalletti mengakui absennya Paz bisa menjadi keuntungan, namun ia tetap menyoroti kualitas pemain tersebut. “Menurut saya, dia [Nico Paz] sangat bagus dan memiliki kualitas luar biasa untuk diturunkan kepada tim,” kata Luciano Spalletti dalam konferensi pers, sebagaimana dilansir dari Ilbianconero.
Pelatih Juventus itu menambahkan, “Dia adalah contoh pemain yang komplet, selalu siap sedia, dan dia ingin meneruskan hal ini kepada timnya. Baginya, kontrol permainan adalah kesederhanaan yang menjadi dasar segala hal dalam hal kualitas permainan dan hasil, dan menurut saya, dia melakukannya dengan sangat baik.”
Spalletti bahkan menempatkan Paz dalam jajaran pemain terbaik. “Saya menganggapnya sebagai salah satu yang terbaik yang kita miliki; saya pernah menontonnya melatih ketika saya masih menjadi pelatih dan itu mengkonfirmasinya,” ujarnya. Ia juga mencermati variasi formasi Como, yang kini bermain dengan skema 4-2-3-1, dan menegaskan bahwa kualitas Paz tetap tinggi terlepas dari ada atau tidaknya dirinya di lapangan.
Meski demikian, fokus utama Spalletti tetap pada timnya sendiri. Ia mengakui bahwa Juventus saat ini tidak memiliki lini pertahanan yang tangguh. “Ada beberapa kendala, tetapi saya juga yakin bahwa tim kami dapat kembali ke jalur yang benar karena kami berhasil mencapai level permainan tertentu… tetapi kami tidak pandai mempertahankan level tersebut,” jelas Spalletti.
“Ada beberapa hal yang menghambat dan kami belum berhasil menormalkannya. Dalam dua pertandingan terakhir, kami bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit, jadi tidak mungkin untuk menilai apakah kami kalah atau dipaksa kalah karena apa yang terjadi pada kami,” tambahnya.
Meski menghadapi tantangan, Spalletti tetap optimistis. “Saya sangat yakin karena, selain pemain-pemain bagus, yang terkadang tidak cukup, saya melihat tim yang memiliki beberapa pemain bagus tetapi juga beberapa orang yang cerdas, dan saya ingin mengandalkan bagian tim yang cerdas,” pungkasnya.