PT PTK Gelar Pelatihan Profesional untuk Koperasi Desa di Kotabaru
Sosial

PT PTK Gelar Pelatihan Profesional untuk Koperasi Desa di Kotabaru

REDAKSI8.COM, KOTABARU – PT Pelsart Tambang Kencana (PT PTK) menggelar Pelatihan Pembukuan dan Perpajakan Koperasi bagi koperasi desa di wilayah Ring 1 pada 10–11 Februari 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMP Negeri 3 Sungai Durian, Desa Buluh Kuning, Kabupaten Kotabaru, Sabtu (21/2/2026).

Pelatihan diikuti 15 peserta dari enam koperasi dan tiga perwakilan pemerintah desa, yakni Koperasi Niaga Jaya Bersama Mandiri, Koperasi Karya Bersama Banian, Koperasi Lumbung Bahaup Jaya, Koperasi Desa Merah Putih Gendang Timburu, Koperasi Desa Merah Putih Buluh Kuning, Koperasi Desa Merah Putih Batuah, serta perwakilan Pemerintah Desa Gendang Timburu, Buluh Kuning, dan Batuah.

Kegiatan itu bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola koperasi dalam pencatatan keuangan, pelaporan pajak, hingga penyusunan proposal usaha yang profesional dan akuntabel.

Materi yang diberikan meliputi pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, administrasi koperasi berbasis digital, serta strategi perancangan proposal usaha.

Pelatihan dilaksanakan bersinergi dengan dinas terkait dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kotabaru serta Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Kalimantan Selatan.

Peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga praktik langsung penyusunan laporan dan simulasi administrasi koperasi.

Novi, perwakilan Koperasi Desa Merah Putih Gendang Timburu, mengaku pelatihan tersebut membantu pengurus memahami kewajiban administrasi dan perpajakan secara lebih sistematis.

“Materi yang diberikan sangat aplikatif. Kami jadi lebih paham cara menyusun pembukuan yang benar dan memenuhi kewajiban pajak koperasi,” ujarnya.

Sementara itu, Arbani dari Pemerintah Desa Buluh Kuning menilai peningkatan kapasitas pengurus koperasi penting untuk mendorong transparansi dan kepercayaan anggota.

“Dengan pengelolaan yang lebih tertib dan profesional, koperasi desa bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” katanya.

Narasumber dari Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Kalimantan Selatan, Rohadi Nursetyawibawa menegaskan, pembukuan yang tertib dan kepatuhan pajak merupakan fondasi keberlanjutan koperasi.

“Tanpa administrasi yang baik, koperasi akan sulit berkembang dan membangun kepercayaan anggota maupun mitra,” ucapnya.

Pelatihan ini merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Pilar Kelembagaan PT PTK Tahun 2026 yang berfokus pada penguatan kelembagaan ekonomi desa di wilayah Kabupaten Kotabaru.

Melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia koperasi, perusahaan berharap koperasi di wilayah Ring 1 dapat tumbuh lebih mandiri dan berkelanjutan.

You can share this post!