PASURUAN, KOMPAS.com - Polres Pasuruan Kota terus melakukan penyelidikan terhadap konflik antarkelompok nelayan di Kota dan Kabupaten Pasuruan.
Pihaknya memastikan proses hukum terus dilakukan karena atas kejadian tersebut terdapat 2 korban luka bacok dan 11 perahu nelayan yang ikut terbakar.
"Makanya untuk proses penyelidikan ini sedang berlangsung. Pun kapal-kapal yang ada di sana masih kita dalam police line, dalam status quo selanjutnya akan kita laksanakan proses olah TKP."
"Nanti dari proses olah TKP ini baru kita lanjutkan proses penyelidikan ke penyidikan," terang AKBP Titus Yudho Uly, usai bertemu dengan perwakilan nelayan di Kantor Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.
Ia juga menjelaskan konflik antarnelayan Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan dengan nelayan asal Kelurahan Ngemplakrejo, kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan yang diduga ketersinggungan soal pemakaian trawl saat melaut, sedang diselidiki.
Ledakan di SMA 72 Jakarta, Korban Dilarikan ke Sejumlah Rumah Sakit
Artikel Kompas.id
Selanjutnya akan dilakukan klarifikasi melalui dialog antara pihak dengan melibatkan Muspicam Panggungrejo.
"Semua permasalahan itu memang ada yang memicu, tetapi semua permasalahan itu akan didiskusikan secara musyawarah mufakat di hadapan dengan ada nanti Pak Wali, ada kami dari Polri, ada dari TNI, sehingga kita bisa mengambil win-win solution. Tidak dengan cara yang tidak diinginkan," tegasnya.
Lebih lanjut, Yudho juga menegaskan pihaknya tetap akan menyelidiki konflik antarnelayan meski sudah dilakukan mediasi.
Sebab, kejadian tersebut sudah menimbulkan 2 korban luka-luka. Bahkan hasil penyelidikan awal, jumlah kerusakan perahu mencapai 11 buah.
"Semua ini masih proses penyelidikan, jadi belum bisa kami buka secara utuh," pungkasnya.
Sementara itu, di sekitar lokasi kejadian tampak pasukan Brimob masih bersiaga di beberapa titik.
Di antaranya di lokasi pelabuhan tempat kejadian perkara perahu terbakar, di lingkungan Kampung Ngemplakrejo serta di wilayah nelayan Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.