PERDANA Menteri Inggris Keir Starmer mendesak negara-negara Eropa memperkuat kemampuan pertahanan mereka. Ia mengingatkan agar Eropa bersiap melindungi rakyat dan nilai-nilai mereka. Starmer berpidato di hadapan para pemimpin dunia pada Konferensi Keamanan Munich di hari Sabtu, 14 Februari 2026.
Menurut BBC yang dikutip dari NDTV, Starmer mengatakan Eropa harus siap berdiri sendiri dalam hal komitmen keamanan dan pertahanan. Ia memperingatkan bahwa persenjataan kembali Rusia dapat meningkat setelah kesepakatan perdamaian di Ukraina di masa mendatang. Ia mengatakan negara-negara Eropa harus siap untuk mencegah agresi. Jika perlu, siap untuk berperang.
Starmer juga mengumumkan bahwa Inggris akan mengerahkan kelompok kapal induknya ke Arktik dan Kutub Utara untuk membantu melawan ancaman Rusia. Ia mengatakan Amerika Serikat, Kanada, dan anggota NATO lainnya akan bergabung dalam upaya tersebut.
Menegaskan kembali dukungan Inggris terhadap prinsip Pasal 5 NATO, yang menyatakan bahwa serangan terhadap satu anggota adalah serangan terhadap semua anggota. Starmer mengatakan komitmen Inggris tetap sekuat sebelumnya. Pernyataannya ini muncul setelah komentar Donald Trump sebelumnya yang mempertanyakan apakah sekutu Eropa akan memenuhi kewajiban mereka.
Sebelumnya, Ursula von der Leyen menggambarkan Starmer sebagai sekutu yang dapat diandalkan. Von der Leyen mengatakan bahwa Eropa harus mengambil tanggung jawab yang lebih besar untuk mempertahankan negaranya sendiri.
Sebagai tanda perubahan kebijakan, Starmer juga menyerukan penyelarasan ekonomi yang lebih erat antara Inggris dan Uni Eropa. Ia mengatakan bahwa pengaturan saat ini setelah Brexit pada 2020 tidak sesuai dengan tujuan. Ia mengakui bahwa kerja sama yang lebih dalam akan melibatkan kompromi. Ia berpendapat bahwa hubungan ekonomi yang lebih kuat akan mendukung pertumbuhan dan meningkatkan pengeluaran pertahanan.
Pertanyaan mengenai pengangkatannya terhadap Peter Mandelson sebelumnya telah menyebabkan tekanan politik. Beberapa tokoh Partai Buruh menyerukan pengunduran dirinya. Namun, Starmer mengatakan saat konferensi tersebut bahwa ia mengakhiri pekan ini dengan lebih kuat.