Penyelidikan Dinas Pendidikan Ungkap Manipulasi Nilai di SMA To Hien Thanh
Hukum

Penyelidikan Dinas Pendidikan Ungkap Manipulasi Nilai di SMA To Hien Thanh

Radar Media Digital - Dinas Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Thanh Hoa mengumumkan bahwa mereka telah menyelesaikan penyelidikan dan verifikasi informasi terkait manipulasi nilai ujian di SMA To Hien Thanh (Kelurahan Hac Thanh, Provinsi Thanh Hoa).

Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa selama proses memasukkan nilai ujian tengah semester dan akhir semester untuk mata pelajaran terpusat, 39 guru dari SMA To Hien Thanh melakukan operasi memasukkan, mengedit, menghapus, dan memasukkan kembali nilai.

Antara tanggal 4 Januari dan 16 Januari, terdapat 1.299 kejadian memasukkan dan mengubah nilai di 8 mata pelajaran dalam 29 kelas. Dari jumlah tersebut, 566 nilai meningkat dan 733 nilai menurun. Sistem VnEdu (sistem manajemen pendidikan daring) juga mencatat banyak kejadian penghapusan dan pemasukan nilai.

Dari tanggal 17 Januari hingga 19 Januari, setelah peninjauan yang dilakukan sekolah, terdapat 519 kasus penginputan dan koreksi nilai di 8 mata pelajaran dalam 19 kelas. Dari jumlah tersebut, 287 kasus melibatkan kenaikan nilai dan 232 kasus melibatkan penurunan nilai.

Setelah diverifikasi, tindakan-tindakan di atas oleh para guru semuanya dilakukan selama langkah ke-8 dari proses 12 langkah yang dikeluarkan oleh sekolah, terjadi di berbagai guru dan mata pelajaran, terutama selama fase penginputan nilai. Mengenai operasi penghapusan dan penginputan ulang, saat ini tidak mungkin untuk menentukan apakah terjadi perbedaan nilai setelah penghapusan dan penginputan ulang data.

Tim inspeksi mengidentifikasi beberapa kesalahan guru yang berasal dari kesalahan dalam kolom nilai, urutan siswa yang salah, atau kurangnya pemahaman tentang aturan pembulatan. Untuk kasus-kasus lainnya, tim inspeksi tidak memiliki cukup dasar untuk menentukan penyebab subjektifnya.

Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa para guru menjelaskan kesalahan terutama terjadi selama proses penginputan nilai karena kesalahan penginputan nilai, salah membaca kolom nilai, atau urutan siswa yang salah.

Setelah menerima masukan, pihak sekolah dan guru meninjau dan memperbaiki nilai siswa, memastikan bahwa prestasi akademik dan perilaku mereka pada semester pertama tahun ajaran 2025-2026 tidak terpengaruh.

Kekurangan dan keterbatasan yang telah disebutkan di atas menunjukkan bahwa manajemen internal dan inspeksi sekolah dalam memasukkan dan mengelola nilai pada sistem catatan elektronik belum cukup ketat.

Berdasarkan kesalahan-kesalahan yang telah disebutkan di atas, Dinas Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Thanh Hoa meminta SMA To Hien Thanh untuk terus meninjau dan memverifikasi seluruh proses pengelolaan, pemasukan, dan penerbitan nilai pada sistem VnEdu. Sekolah tersebut harus segera merevisi dan melengkapi peraturan tentang pengelolaan buku nilai elektronik, menetapkan jangka waktu untuk memperbarui nilai, waktu untuk rekonsiliasi, finalisasi nilai, dan penerbitan hasil, sambil secara jelas mendefinisikan tanggung jawab setiap departemen dan individu yang terlibat dalam proses tersebut.

Pihak sekolah akan terus memverifikasi dan mengklarifikasi penyebab, tujuan, dan motif setiap guru yang berulang kali memasukkan, mengedit, menghapus, dan memasukkan nilai. Berdasarkan tingkat keparahan pelanggaran, sekolah akan melakukan peninjauan untuk mengklarifikasi tanggung jawab Dewan Direksi dan individu yang terlibat dalam manajemen, pengarahan, inspeksi, pengawasan, dan proses pemasukan nilai, serta mempertimbangkan penerapan tindakan disiplin yang sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Sebelumnya, seorang guru Sastra di SMA To Hien Thanh dituduh mengubah 126 nilai ujian semester banyak siswa di sistem VnEdu. Sebagian besar nilai tersebut dinaikkan 1 hingga 3 poin dibandingkan dengan nilai sebenarnya dan hasil yang awalnya dipublikasikan.

Investigasi awal mengungkapkan bahwa kesalahan ini terjadi tidak hanya pada satu guru, tetapi di beberapa kasus di seluruh sekolah. Pimpinan sekolah meyakini penyebab utamanya adalah kesalahan guru dalam memasukkan informasi yang salah ke dalam sistem buku nilai elektronik. Menyusul laporan insiden tersebut, polisi juga telah meluncurkan investigasi untuk memverifikasi dan mengklarifikasi detail yang relevan.

You can share this post!