Pada Selasa, 4 November, Ketua KORPRI Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik, melantik Ahmad Rifa’i Azhary sebagai Ketua KORPRI Kabupaten Cianjur untuk periode 2025–2030. Acara pelantikan berlangsung di Bale Panca Prasetya KORPRI Cianjur dan menjadi momen penting dalam upaya penguatan reformasi birokrasi di daerah yang sedang dalam proses pemulihan pascabencana.
Dedi Taufik, dalam sambutannya, menekankan bahwa aparatur sipil negara (ASN) di era digital harus memiliki profesionalisme, kompetensi, serta kepekaan sosial yang tinggi. Ia menyatakan, "Transformasi birokrasi harus digerakkan oleh kinerja nyata dan pelayanan yang berempati kepada masyarakat."
Dalam upaya meningkatkan kualitas birokrasi, Dedi mengangkat contoh digitalisasi birokrasi yang berhasil diterapkan di Estonia. Ia percaya bahwa Cianjur memiliki potensi besar untuk menerapkan inisiatif serupa, yang dapat meningkatkan kecepatan, transparansi, dan aksesibilitas layanan publik.
Untuk mendukung pengembangan kapasitas ASN, Dedi mendorong penerapan konsep "Klinik Karier ASN". Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan pelatihan digital, manajemen data, dan penilaian kinerja berbasis capaian terukur. Selain itu, ia juga mengusulkan penerapan "Jeda Hening" selama 15 menit sebelum rapat sebagai ruang refleksi untuk memastikan setiap keputusan yang diambil berdasar pada kebutuhan masyarakat.
Dedi mendorong pengurus baru KORPRI Cianjur untuk meningkatkan inovasi dan kepemimpinan, serta memperkuat program pembinaan pegawai. Dia menekankan pentingnya mengaktifkan program unggulan seperti Gerakan 100 Inovasi Desa dan Sekolah Kepemimpinan KORPRI, dengan harapan Cianjur menjadi pelopor birokrasi yang unggul secara administrasi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dedi juga mengingatkan bahwa teknologi hanyalah alat, dan keberhasilan reformasi birokrasi sangat bergantung pada manusia di balik sistem tersebut. "Hati pelayan publiklah kunci perubahan sesungguhnya," tegasnya.
Ahmad Rifa’i Azhary, yang baru dilantik sebagai Ketua KORPRI Cianjur, menyatakan komitmennya untuk meningkatkan pelayanan publik. "Kami akan memastikan pelayanan publik di Cianjur terus meningkat, baik dari sisi kualitas layanan maupun sikap humanis aparatur," ujarnya.