Radar Media Digital - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendorong peningkatan serapan produk lokal dengan mengoptimalkan belanja pemerintah berbasis digital. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat peran pelaku usaha daerah dan menggerakkan perekonomian lokal.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kotim, Rifarna Montazriani, menyatakan bahwa pemanfaatan toko daring menjadi strategi utama dalam mempermudah pelaku usaha lokal mengakses peluang pengadaan pemerintah. Ini merupakan upaya konkret untuk memperkuat ekonomi lokal.
Rifarna mengungkapkan bahwa masih terdapat tantangan dalam meningkatkan partisipasi penyedia lokal, baik dari segi pemahaman sistem digital maupun kesiapan administrasi. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar dapat bersaing dan beradaptasi dengan sistem pengadaan elektronik. Kebijakan Pemkab Kotim ke depan bertujuan untuk memperbesar porsi belanja pemerintah yang diserap oleh pelaku usaha lokal, sehingga perputaran anggaran daerah dapat berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi setempat.
Pemkab Kotim menargetkan tidak hanya meningkatkan jumlah penyedia yang terdaftar, tetapi juga memastikan mereka aktif dan mampu bertransaksi. Dengan semakin banyaknya produk lokal dalam katalog, peluang untuk terserap dalam belanja pemerintah akan semakin besar. Penggunaan platform digital diharapkan menciptakan sistem pengadaan yang transparan, efisien, dan akuntabel, serta mempercepat proses transaksi dan meminimalisasi kendala administratif. Dengan penguatan ekosistem pengadaan digital, pelaku usaha lokal diharapkan dapat berperan aktif dalam memenuhi kebutuhan barang dan jasa pemerintah daerah, serta mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang lebih mandiri dan berdaya saing di era ekonomi digital.