Pemimpin Tertinggi Iran, Khamenei, Tewas dalam Serangan Gabungan
Radar Media Digital - Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Media Iran mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat.
Khamenei dilaporkan terbunuh di kantornya saat menjalankan tugas pada Minggu (1/3/2026) dini hari.
Dikutip dari Al Jazeera.com, sosok Khamenei dikenal sebagai otoritas tertinggi yang memegang kendali atas kebijakan dalam dan luar negeri Iran.
Khamenei dikenal menjadi simbol penting dalam hubungan Iran dengan Barat selama beberapa dekade terakhir.
Selain Khamenei, anak, menantu, dan cucunya dilaporkan turut menjadi korban dalam serangan besar-besaran tersebut.
Mengutip laporan Al Jazeera, Khamenei memegang tampuk kepemimpinan tertinggi Iran sejak 1989 silam.
Sosok Khamenei dinilai sebagai arsitek penguatan fondasi militer modern bahkan membentuk aparat militer dan paramiliter Iran.
Sebelum menjadi pemimpin tertinggi, ia telah memimpin Iran sebagai presiden melalui perang berdarah dengan Irak pada tahun 1980-an.
Ali Khamenei kemudian menjabat selama lebih dari tiga dekade hingga 2026.
Di bawah kepemimpinannya, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) berkembang menjadi kekuatan dominan.
Tak hanya dalam sektor pertahanan, namun juga ekonomi dan politik.
Khamenei juga mendorong konsep “ekonomi perlawanan” untuk menjaga ketahanan nasional di tengah sanksi Barat.
Atas keberaniannya, Khamenei mendapat kehormatan dari masyarakat dan para pemimpin di Iran.




