Pembangunan Jalan Prioritas untuk Tingkatkan Status Tiga Desa di Kutai Barat
Sumber Foto: Kaltimtoday.co
Sosial

Pembangunan Jalan Prioritas untuk Tingkatkan Status Tiga Desa di Kutai Barat

SAMARINDA, Kaltimtoday.co - Pemprov Kaltim menargetkan penghapusan status desa tertinggal secepatnya. Tiga desa yang kini masih terisolasi di Kabupaten Kutai Barat ditargetkan segera naik kelas menjadi desa berkembang.

Ketiga desa tersebut adalah Deraya, Tanjung Soke, dan Gerunggung yang berada di Kecamatan Bongan. Lokasinya terhitung tidak jauh dari kawasan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim, Puguh Harjanto, mengungkapkan persoalan utama ketertinggalan ini adalah akses infrastruktur jalan yang buruk. Hal inilah yang membuat ketiga desa tersebut bertahun-tahun terisolasi.

"Kami sudah melakukan visitasi langsung. Kuncinya adalah pembangunan jalan dari KM 88 hingga Gerunggung sepanjang 22 hingga 25 kilometer," kata Puguh kepada wartawan, Kamis (19/2/2026).

Puguh optimistis, pembangunan jalan yang dibiayai anggaran Pemprov Kaltim ini akan mendongkrak indeks desa secara signifikan. Secara teknis, pengerjaan akan ditangani oleh Dinas PUPR bersama BPKAD Kaltim.

Selain infrastruktur fisik, DPMPD Kaltim juga mengeroyok ketertinggalan melalui program lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Program yang disiapkan mulai dari penguatan perpustakaan desa, bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), hingga digitalisasi desa.

"Dengan kolaborasi ini, ketiga desa bisa melakukan percepatan naik status. Yang penting adalah konsistensi implementasinya," tambah Puguh.

Langkah cepat ini sejalan dengan instruksi Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud. Dalam briefingterbaru, Rudy menegaskan bahwa dirinya tidak ingin lagi melihat ada desa dengan label "tertinggal" di Bumi Etam.

Rudy langsung memerintahkan jajaran Bappeda, Dinas PUPR, hingga TAPD untuk segera merapatkan barisan melakukan percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

"Segera lakukan kegiatan di sana. Saya minta tidak ada lagi desa tertinggal di Kaltim," tegas Rudy Mas’ud.