Pelatih Taekwondo Vietnam Erfan Heydari Pindah ke Indonesia
Olahraga

Pelatih Taekwondo Vietnam Erfan Heydari Pindah ke Indonesia

Radar Media Digital - Setelah setahun memimpin tim taekwondo putra Vietnam, pakar Erfan Heydari telah mengucapkan selamat tinggal untuk melatih tim taekwondo Indonesia.

Mengucapkan terima kasih dan harapan terbaiknya kepada taekwondo Vietnam, mantan atlet taekwondo Iran ini berbagi: "Saya mulai melatih tim taekwondo remaja dan nasional Indonesia agar mereka bisa lolos ke Olimpiade Remaja Senegal 2026 dan Olimpiade Los Angeles 2028."

Awalnya, pakar Erfan Heydari membantu pelatihan taekwondo di Kota Ho Chi Minh mulai September 2024 atas undangan Presiden Federasi Taekwondo Vietnam (VTF), Truong Ngoc De.

Selanjutnya, Erfan Heydari direkomendasikan oleh Federasi Taekwondo Vietnam (VTF) kepada Departemen Pendidikan Jasmani dan Olahraga untuk kontrak pada awal tahun 2025 untuk melatih tim taekwondo Vietnam. Tujuan VTF dan Departemen Pendidikan Jasmani dan Olahraga adalah untuk mencapai terobosan dalam prestasi internasional dan Olimpiade.

Di bawah bimbingan ahli Erfan Heydari, tim taekwondo putra Vietnam meraih medali emas di SEA Games ke-33 di Thailand akhir tahun lalu. Yang menarik, ini adalah medali emas pertama dalam 22 tahun di kategori berat badan tradisional putra 54kg, yang diraih oleh atlet Nguyen Hong Trong.

Namun, alih-alih terus membantu taekwondo Vietnam meraih kesuksesan lebih lanjut, terutama mengamankan tempat di Olimpiade Los Angeles 2028, pakar Erfan Heydari memutuskan untuk mengucapkan selamat tinggal.

Terkait kepergian pakar Erfan Heydari, Bapak Truong Ngoc De menyampaikan: "Indonesia menawarkan gaji yang lebih tinggi dan deskripsi pekerjaan yang lebih jelas. Dalam waktu dekat, kami harus duduk bersama Departemen Pendidikan Jasmani dan Olahraga untuk mencari pakar baru yang dapat membantu taekwondo Vietnam melanjutkan tujuannya untuk merebut kembali kejayaannya."

Taekwondo Vietnam meraih 4 medali emas di SEA Games ke-33, menempati peringkat kedua secara keseluruhan setelah negara tuan rumah Thailand (10 medali emas). Indonesia dan Filipina menyusul dengan masing-masing 2 medali emas.

Selain medali emas dalam cabang bela diri putra dan medali emas dalam tim sparing putri, dua medali emas lainnya dalam sparing diraih oleh tim putri yang dilatih oleh ahli Kim Kil Tae (Korea Selatan). Namun, baik Nguyen Thi Anh Tuyet (57kg) maupun Bac Thi Khiem (73kg) mengundurkan diri dari tim nasional setelah memenangkan medali emas tersebut.

Pada bulan Mei mendatang, tim taekwondo Vietnam akan berkompetisi di Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 di Mongolia. Dan pada bulan September, tim tersebut akan berkompetisi di Asian Games ke-20 di Jepang. Memilih pelatih untuk tim putra jelas perlu dilakukan dengan cepat untuk memastikan persiapan tepat waktu.

You can share this post!