Jakarta - Sebuah insiden yang melibatkan pasangan kekasih terjadi di dalam taksi online di kawasan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kedua penumpang ini kini sedang dalam perhatian pihak kepolisian setelah sopir taksi melaporkan dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh mereka.
Sopir taksi yang dikenal dengan inisial AR menjelaskan bahwa kecurigaannya muncul saat perjalanan dari Jakarta Pusat menuju Jakarta Selatan. Ia menyebutkan bahwa penumpang wanita terlihat berbaring dan meletakkan kepalanya di paha penumpang pria. Untuk memastikan dugaan tersebut, AR mengatur posisi spion tengah dan menyaksikan sendiri tindakan yang dianggap tidak pantas itu.
"Saya mulai menundukkan spion tengah, saya menundukkan spion tengah. Baru mulai saya tegur," ungkap AR kepada wartawan. Meskipun pada awalnya pasangan tersebut tidak menggubris teguran sopir, penumpang wanita akhirnya bangun setelah AR meningkatkan nada suaranya. AR melanjutkan bahwa pakaian keduanya terlihat tidak teratur, menambah kecurigaannya terhadap situasi yang terjadi.
AR juga menyatakan bahwa ia berhati-hati dalam menangani situasi tersebut untuk menghindari dampak negatif pada akun yang digunakan untuk mengemudi. Ia mengunggah video insiden itu sebagai upaya untuk mengedukasi penumpang taksi online agar lebih menghormati satu sama lain.
Menanggapi kejadian ini, pihak Gojek mengambil langkah tegas dengan memblokir akun penumpang yang terlibat. Rosel Lavina, Head of Corporate Affairs Gojek, mengonfirmasi bahwa akun tersebut telah diblokir secara permanen karena melanggar ketentuan yang ada. "Kami berkomitmen untuk menciptakan ekosistem yang aman dan bebas dari tindakan asusila," ujarnya.
Polisi juga telah mengidentifikasi pemesan taksi online dan akan memanggil pasangan tersebut untuk memberikan klarifikasi mengenai dugaan tindakan asusila yang terjadi. Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Muhammad Kukuh Islami, menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung dan keterangan dari sopir taksi telah diperoleh.
Oleh karena itu, pihak kepolisian mengingatkan pentingnya melaporkan setiap pelanggaran melalui saluran resmi yang tersedia, untuk menjaga keamanan dan kenyamanan selama menggunakan layanan transportasi online.