Muhammadiyah Perkuat Pilar Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Global
Internasional

Muhammadiyah Perkuat Pilar Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Global

Ekonomi

Lihat Lainnya

Istiqamah Lebih Tinggi Dari Seribu Karamah

06/03/2026

Dampak Perang Iran vs AS-Israel terhadap Komoditas Ekspor Indonesia

06/03/2026

Aiman & Aisha: AI Keislaman Republika dan Lazismu Resmi Diluncurkan!

06/03/2026

Muhammadiyah yang Luas dan Luwes

05/03/2026

Redaksi

IBTimes.ID – Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan transformasi struktural yang terus berlangsung, Muhammadiyah menegaskan komitmennya untuk memperkuat pilar ekonomi sebagai bagian integral dari gerakan persyarikatan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional Outlook Perekonomian Indonesia 2026 yang diselenggarakan Majelis Ekonomi dan Bisnis PP Muhammadiyah bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Forum nasional yang mengangkat tema “Menjaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi Nasional di Tengah Transformasi Ekonomi dan Ketidakpastian Global” ini digelar di Yogyakarta, Kamis (5/2/2026), sekaligus menjadi agenda utama dalam Rapat Koordinasi Nasional Majelis Ekonomi dan Bisnis PP Muhammadiyah pada 5–6 Februari 2026.

Ketua PP Muhammadiyah, Muhadjir Effendy, menegaskan bahwa penguatan perekonomian bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan telah menjadi pilar strategis ketiga dalam gerakan Muhammadiyah.

Menurutnya, selama satu dekade terakhir Majelis Ekonomi dan Bisnis secara konsisten mendorong penguatan sektor ekonomi. Upaya ini dilakukan agar ekonomi sejajar dengan bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial yang telah lebih dulu mapan.

“Kita di Majelis Ekonomi bertekad selama 10 tahun untuk memperjuangkan bagaimana pilar ekonomi dapat menjadi salah satu pilar utama di Muhammadiyah,” ujar Muhadjir.

Pilar Ekonomi sebagai Tantangan dan Peluang

Muhadjir menilai keberhasilan menempatkan ekonomi sebagai pilar strategis merupakan capaian penting, namun sekaligus menghadirkan tantangan besar. Pilar ekonomi, menurutnya, membutuhkan kerja kolektif, konsistensi kebijakan internal, serta kesinambungan program agar benar-benar berdampak bagi kesejahteraan masyarakat luas.

Baca Juga: Peran Muhammadiyah dalam Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia

Ia pun mengajak seluruh elemen Muhammadiyah dan pemangku kepentingan untuk terlibat aktif dalam kerja-kerja nyata penguatan ekonomi umat dan nasional.

“Saya mengharapkan dukungan untuk pilar ekonomi ini. Marilah kita bersama-sama berjuang habis-habisan di Muhammadiyah, memperkokoh pilar ekonomi di masa depan,” tegasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Ketua Majelis Ekonomi dan Bisnis PP Muhammadiyah, Muhammad Zainul Fatah, menyebut Rakornas dan seminar nasional ini sebagai momentum strategis untuk menyelaraskan langkah Muhammadiyah dengan arah kebijakan ekonomi nasional. Paparan pemerintah mengenai outlook ekonomi dinilai penting sebagai landasan penyusunan program majelis ke depan.

“Melalui momentum ini, kita ingin mendapatkan paparan informasi terkait Outlook Ekonomi Indonesia yang menjadi perhatian besar Muhammadiyah. Hal ini akan kita serap sebagai landasan dalam menjalankan peran majelis secara optimal,” ungkap Zainul.

Ia juga menyoroti kekuatan sumber daya manusia Muhammadiyah yang besar, kompeten, dan didominasi generasi muda. Modal tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong transformasi ekonomi yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perubahan global.

Melalui forum ini, Muhammadiyah menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam merespons tantangan ekonomi nasional dan global. Diharapkan, seminar ini melahirkan gagasan dan rekomendasi konkret untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperluas kesejahteraan masyarakat Indonesia.

(NS)

Tags

Ekonomi

muhammadiyah

pilar ekonomi

Bagikan

Artikel Sebelumnya

Biografi Saif al-Islam Gaddafi, Putra Diktator Libya Muammar Gaddafi yang Tewas Terbunuh

Artikel Selanjutnya

Bahaya neo Nazi dan White Supremacy bagi Generasi Muda

Peristiwa

Penguasaan Ilmu Jadi Kunci Daya Saing dan Kesejahteraan Bangsa

23/02/2026

APEC: Ekonomi Asia-Pasifik Ditopang Investasi Teknologi

12/02/2026

Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Ekonomi Selama Libur Lebaran 2026

10/02/2026

TINGGALKAN KOMENTAR

Komentar:

Nama:

Email:

Website:

Simpan nama, email, dan situs web saya di browser ini untuk lain kali saya berkomentar.

You can share this post!