RC Lens bersiap menghadapi tantangan berat saat menjamu AS Monaco dalam lanjutan pekan ke-23 Ligue 1 Prancis. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 21 Februari 2026, pukul 16:00 UTC, di markas Lens, Stade Bollaert-Delelis. Laga ini menjadi penting bagi kedua tim, dengan Lens berupaya mempertahankan posisi puncak klasemen, sementara Monaco berambisi memperbaiki peringkat mereka di papan tengah.
Lens, yang kini dilatih oleh Pierre Sage sejak Juni 2025, tengah menikmati performa impresif dan memimpin klasemen Ligue 1, unggul tipis satu poin dari pesaing terdekatnya, Paris Saint-Germain. Konsistensi menjadi kunci bagi Les Sang et Or, julukan Lens, yang berhasil memenangkan 10 pertandingan kandang terakhir mereka secara beruntun. Secara keseluruhan, Lens mencatatkan 16 kemenangan dari 20 laga terakhir dan 14 kemenangan dari 19 laga kandang terakhir. Mereka juga menunjukkan pertahanan yang kokoh, hanya kebobolan 17 gol sejauh musim ini dan hanya lima gol di kandang dalam 11 pertandingan liga.
Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id
Krisis Lini Belakang Hantui Lens
Namun, jelang duel kontra Monaco, pelatih Pierre Sage dihadapkan pada masalah serius di lini pertahanan. Sejumlah pilar belakang dipastikan absen, termasuk Jonathan Gradit dan Samson Baidoo. Absennya pemain kunci ini tentu menjadi pekerjaan rumah bagi Sage untuk meracik strategi terbaik demi menjaga gawang Lens tetap aman dari gempuran lawan.
Meskipun demikian, Lens memiliki lini serang yang cukup tajam. Wesley Saïd menjadi top skorer tim dengan 10 gol, didukung oleh Odsonne Édouard dengan delapan gol dan Florian Thauvin yang telah menyumbang enam gol. Pierre Sage sendiri telah membawa perubahan taktis signifikan sejak kedatangannya, mengubah formasi tim menjadi 3-4-3 dan fokus pada intensitas menekan serta transisi cepat yang menghasilkan 25 gol sejauh ini.
Monaco Berjuang Merangsek Naik di Klasemen
Di sisi lain, AS Monaco datang ke Stade Bollaert-Delelis dengan misi untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen. Saat ini, Monaco berada di peringkat kedelapan Ligue 1. Tim tamu juga menghadapi masalah absennya pemain kunci, dengan Aleksandr Golovin dan Vanderson terkena skorsing, sementara Takumi Minamino dan Mohammed Salisu harus menepi karena cedera.
Monaco telah menunjukkan kemampuan menyerang yang baik dengan 35 gol, namun lini pertahanan mereka cukup rentan dengan 34 gol yang bersarang di gawang mereka. Performa tandang Monaco juga menjadi sorotan, di mana mereka menelan tiga kekalahan dalam lima pertandingan tandang terakhir. Setelah kepergian Adi Hütter pada Oktober 2025, Monaco tengah beradaptasi di bawah kepemimpinan pelatih baru yang belum diumumkan secara resmi. Pemain seperti Folarin Balogun, Maghnes Akliouche, dan Simon Adingra diharapkan dapat menjadi ancaman bagi pertahanan Lens.
Rekor Pertemuan dan Pernyataan Pelatih
Dalam dua pertemuan terakhir, Lens berhasil mendominasi Monaco, meraih kemenangan 4-0 di kandang pada Mei 2025 dan 4-1 saat bertandang ke markas Monaco pada November 2025. Dari 10 pertemuan terakhir, Lens memenangkan empat laga, Monaco tiga, dan tiga pertandingan berakhir imbang.
Menanggapi pertandingan ini, Pierre Sage menegaskan fokus timnya. “Saat ini, kami fokus pada persiapan pertandingan melawan Monaco,” ujarnya, menolak untuk membahas terlalu jauh persaingan gelar juara dengan PSG. Ia juga sempat memuji kualitas Paris Saint-Germain, menyebut mereka sebagai “salah satu tim terbesar di dunia” yang mampu membalikkan keadaan bahkan saat tertinggal. Kemenangan bagi Lens akan semakin memperkuat cengkeraman mereka di puncak klasemen, sementara Monaco berpeluang mendekati zona Eropa jika berhasil mencuri poin di kandang lawan.