Sebuah unggahan di Facebook menyebarkan klaim tentang pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) dan rapid test terkait Covid-19. Unggahan itu menyebut PCR hanya menunjukkan ada virus—baik hidup maupun mati—namun tidak bisa menunjukkan jenis virus, termasuk virus corona. Narasi yang sama juga menyinggung rapid test dan menyatakan hasil reaktif dapat dianggap positif meski tidak spesifik.
Informasi tersebut diunggah oleh akun bernama Chici Rahmadhani pada 27 Mei 2020 dan dilaporkan telah dibagikan ulang lebih dari 480 akun. Sejumlah bagian dari narasi itu dinilai perlu diluruskan.
Dalam unggahan yang viral, terdapat beberapa pernyataan, antara lain:
Dari narasi tersebut, ada dua pertanyaan utama yang perlu diklarifikasi:
Untuk mengonfirmasi informasi yang beredar, Kompas.com menghubungi Wakil Direktur Pendidikan dan Diklit sekaligus Juru Bicara Satgas Covid-19 UNS/RS UNS, dr. Tonang Dwi Ardyanto.
Artikel ini merangkum klaim yang beredar dan menegaskan bahwa informasi tersebut memuat hal-hal yang perlu diluruskan, khususnya terkait kemampuan tes PCR dalam mendeteksi virus corona serta pemaknaan hasil rapid test reaktif.