Khoirul Baasith Siap Berjuang Rebut Medali di Asian Games Nagoya 2026
Olahraga

Khoirul Baasith Siap Berjuang Rebut Medali di Asian Games Nagoya 2026

Radar Media Digital -

Home

MotoGP

Raket

Formula 1

Basket

Sepakbola

Sportstyle

Sport Lain

Foto Sport

Video Sport

Infografis

Indeks

Jakarta -

Atlet panahan Indonesia, Ahmad Khoirul Baasith, tertantang untuk memberikan medali bagi Indonesia di ajang Asian Games 2026 Nagoya. Saat ini, dia dan tim tengah menjalani persiapan di Jakarta.

Baasith, menjadi salah satu atlet yang disiapkan Pengurus Pusat Persatuan Panahan Indonesia (PP Perpani) sejak Februari lalu. Mereka tengah menjalani latihan intensif di Stadion Panahan, GBK, menatap Asian Games bulan September mendatang.

Dia direncanakan tampil di nomor recurve putra, bersama rekan-rekannya seperti Alviyanto Bagas Prastyadi, Riau Ega Salsabila, dan Arif Dwi Pangestu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mempersiapkan multievent level Asia yang digelar empat tahun sekali itu, Baasith mengungkap kesiapannya.

"Persiapannya luar biasa karena kami latihan dari pagi hingga malam. Libur cuma hari Minggu saja," kata Baasith, dalam acara Budi Luhur University Go Global : "Local Roots, Global Impact", Kamis (5/3/2026)

ADVERTISEMENT

Meski sudah masuk Pelatnas, posisi Baasith saat ini belum lah aman. Sebab, rencananya untuk kategori recurve putra hanya akan mengirim tiga atlet untuk nomor beregu recurve putra.

Baca juga: Atlet Panahan Khoirul Baasith Kejar Pendidikan Demi Tabungan Masa Depan

"Biasanya dikirim empat (atlet), tapi kebijakan Asian Games di Jepang hanya tiga. Jadi mungkin akan ada seleksi atau promosi degradasi lagi," tambahnya.

Terlepas dari itu, peraih medali emas SEA Games 2025 Thailand ini bertekad untuk memberikan performa terbaiknya. Dia bahkan sudah mempunyai target untuk menyumbang medali di Asian Games mendatang.

"Saya bakal berlatih lebih keras lagi dibandingkan tahun lalu supaya bisa mendapat hasil yang baik. Saya juga optimis kami bisa mendapat medali karena peluangnya ada di nomor recurve team," ujar Baasith.

"Kalau soal negara yang jadi pesaing selain Korea, mungkin China, atau India," sebutnya.

You can share this post!