Ketahanan LPD Gianyar Hadapi Tantangan Ekonomi Global
Internasional

Ketahanan LPD Gianyar Hadapi Tantangan Ekonomi Global

Radar Media Digital - GIANYAR – Lembaga Perkreditan Desa (LPD) milik desa adat di Kabupaten Gianyar masih kokoh sebagai penyangga ekonomi warga desa adat, ditengah berbagai tantangan serius seperti persaingan dengan lembaga keuangan lain,dampak dinamika ekonomi global.

Kepala Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Gianyar, Kadek Alit Wirawan, menegaskan tantangan tersebut harus dijawab dengan profesionalisme tanpa meninggalkan jati diri adat.

“LPD memang menghadapi persaingan ketat dan dinamika ekonomi yang berubah cepat. Namun, keunggulan LPD adalah basis sosial dan budaya yang kuat. Selama dikelola dengan prinsip kehati-hatian dan transparan, LPD akan tetap ajeg,” ujarnya Senin (2/3/2026).

Menurutnya, LPD memiliki perbedaan mendasar dibandingkan bank umum maupun lembaga keuangan lainnya. Jika lembaga keuangan lain berorientasi pada keuntungan pemegang saham atau anggota, LPD memiliki tanggung jawab moral untuk menyisihkan dana untuk desa adat secara rutin.

“Keuntungan LPD kembali ke desa adat untuk mendukung Panca Yadnya dan pembangunan infrastruktur adat. Ini yang tidak dimiliki lembaga lain,” tegasnya.

Menurutnya ketangguhan LPD ini teruji nyata saat pandemi Covud-19. Pandemi menjadi momen pembuktian bagi manajemen LPD, mana yang benar-benar dikelola dengan baik untuk warga, dan mana yang hanya tampak bagus di permukaan namun rapuh di dalam.

Meskipun ada beberapa LPD yang gugur pasca-pandemi, sebagian besar LPD di Gianyar, menunjukkan tren positif. Kadek Alit Wirawan menekankan dua kunci utama bagi keberlangsungan LPD.

Masing-masing, kepatuhan regulasi, pengurus wajib berpegang teguh pada Perda dan Pergub sebagai payung hukum utama agar tidak terjadi penyimpangan. Solidaritas Internal, kesamaan persepsi antara Ketua LPD dan Jero Bendesa adalah kunci.

“Jika pengurus dan pengawas bersatu, kepercayaan masyarakat akan tumbuh dengan sendirinya,” ujarnya. (dar,yan)

You can share this post!