Kebakaran Hebat Melanda Rumah Dinas Wali Kota Sibolga, Diduga Berasal dari Mobil
Sumber Foto: deteksi.co
Deteksi Viral

Kebakaran Hebat Melanda Rumah Dinas Wali Kota Sibolga, Diduga Berasal dari Mobil

Sibolga, Jumat (18/7/2025) - Warga Kota Sibolga dihebohkan oleh peristiwa kebakaran yang melanda rumah dinas Wali Kota yang terletak di Jalan FL Tobing, Kelurahan Kota Beringin. Kebakaran yang terjadi pada siang hari ini menarik perhatian publik dan menjadi viral di media sosial.

Dugaan awal menunjukkan bahwa api berasal dari sebuah mobil BMW yang terparkir di garasi rumah dinas. Seorang petugas pemadam kebakaran di lokasi kejadian mengatakan, "Dugaan dari mobil di garasi." Kecepatan penyebaran api tampaknya dipicu oleh material yang mudah terbakar di sekitar garasi, yang menyebabkan api dengan cepat menghanguskan sebagian bangunan.

Petugas pemadam kebakaran dari Kota Sibolga segera diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Dalam waktu sekitar 30 menit, tiga unit mobil pemadam kebakaran berhasil mengendalikan kobaran api dan mencegah kebakaran meluas ke seluruh bangunan rumah dinas.

Situasi semakin tegang mengingat kebakaran terjadi pada jam sekolah. Rumah dinas Wali Kota berada dekat dengan SMA HKBP Sibolga, yang membuat siswa dan guru panik. Para siswa dievakuasi untuk memastikan keselamatan mereka. Salah seorang guru di sekolah tersebut segera memerintahkan murid-murid untuk keluar dan menyelamatkan diri. Beberapa siswa juga terlihat berusaha membantu dengan menyirami dinding sekolah yang mulai panas akibat rembesan panas dari api.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran maupun total kerugian yang ditimbulkan. Pihak kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi dan sedang melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi penyebab kebakaran. Tim penyidik juga berencana memeriksa sejumlah saksi, termasuk sopir dan petugas keamanan rumah dinas.

Wali Kota Sibolga, Sukri Penarik, belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini. Sementara itu, pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Pembaruan mengenai situasi ini akan disampaikan setelah penyelidikan selesai.