KA Srilelawangsa Catat 358 Ribu Penumpang di Januari 2026
Lifestyle

KA Srilelawangsa Catat 358 Ribu Penumpang di Januari 2026

PT RAILINK, yang mengoperasikan Kereta Api Srilelawangsa sebagai kereta bandara di Kota Medan, Sumatera Utara, mencatat kinerja positif sepanjang Januari 2026. Total penumpang mencapai 358 ribu orang, meningkat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 357 ribu orang.

Direktur Utama PT Railink Porwanto Handry Nugroho menyampaikan, pertumbuhan penumpang mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta bandara yang aman, tepat waktu dan nyaman. Ia menegaskan bahwa KAI Bandara akan terus meningkatkan kualitas layanan melalui penguatan operasional, pemanfaatan teknologi digital serta integrasi antarmoda untuk memberi kemudahan akses transportasi masyarakat.

Pada Januari 2026, jumlah penumpang relasi Medan-Kualanamu tercatat 137 ribu orang. Relasi Medan-Binjai sebanyak 220 ribu penumpang. Stabilnya volume penumpang menunjukkan kereta api tidak hanya pilihan utama menuju bandara, namun telah menjadi bagian penting dari transportasi publik warga Medan dan sekitarnya.

"KAI Bandara berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang andal, aman dan berkelanjutan guna mendukung konektivitas wilayah serta pertumbuhan ekonomi di Sumut," kata Porwanto dalam keterangan tertulis, Rabu, 4 Februari 2026.

Kinerja positif layanan di wilayah operasional Sumut juga terjadi sepanjang 2025. Total pengguna mencapai 4,1 juta penumpang, meningkat signifikan dibanding 2024 yang tercatat 3 juta penumpang, tumbuh 33,4 persen secara tahunan atau year on year.

Penumpang KA Srilelawangsa relasi Medan-Kualanamu sebanyak 1,5 juta orang, melonjak tajam dibanding 2024 yang hanya 700 ribu penumpang. Relasi Medan-Binjai-Kualabingai juga mencatat pertumbuhan dengan total 2,5 juta penumpang pada 2025, meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak 2,3 juta penumpang.

Porwanto mengatakan, peningkatan kualitas layanan dan keandalan operasional KA Srilelawangsa menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin mempercayakan perjalanannya kepada transportasi publik berbasis rel. PT Railink akan terus melakukan optimalisasi operasional serta peningkatan layanan KA Srilelawangsa sebagai bagian dari upaya mendukung sistem transportasi perkotaan yang terintegrasi dengan kereta api jarak jauh dan berkelanjutan di Sumut.

“Kami memastikan seluruh layanan berjalan aman, nyaman dan tepat waktu serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya pengguna jasa penerbangan di Bandara Kualanamu,” ucap Porwanto.

Dia mengimbau penumpang untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan. Apabila ada barang yang tertinggal atau ditemukan oleh petugas, perusahaan telah menyiapkan layanan lost and found. Selain itu, penumpang diharap datang lebih awal ke bandara, yaitu tiga jam sebelum keberangkatan internasional dan dua jam sebelum keberangkatan domestik.

You can share this post!