Radar Media Digital - KBRN, Bengkulu: Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu, Dodi Hendra Supiarso mengatakan pihaknya akan menggelar debat kandidat calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu pada Pilkada 2024 sebanyak tiga kali putaran.
Pelaksanaan debat yang akan digelar di hotel Mercure Bengkulu, pada putaran pertama digelar 31 Oktober 2024 dengan mengusung tema, transformasi sosial dan ekonomi sumber daya manusia dan keamanan daerah. Sub tema: pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, ketenagakerjaan, pengembangan ekonomi lokal, peningkatan investasi pengelolaan sumber daya alam (SDA), dan peningkatan keamanan daerah.
Debat putaran kedua pada 12 November 2024 dengan mengangkat tema, clean and good govemance pemerataan pembangunan yang adil dan berkelanjutan. Sub tema: reformasi birokrasi, teknologi informasi, pelayanan publik yang efisien dan berkeadilan, keberpihakan/affirmative action pada kesetaraan gender, disabilitas, kelompok minoritas dan marginal, sinergitas pembangunan antar provinsi dan Kabupaten/Kota dan hilirisasi komoditas unggulan.
Debat putran ketiga pada 21 November 2024 dengan tema pembangunan infrastruktur, sosial budaya dan ekologi. Sub tema: aksesibilitas dan konektivitas daerah, infrastruktur digital Antisipasi dampak pengembangan ekonomi terhadap lingkungan, pengembangan infrastruktur yang berkualitas dan ramah lingkungan Pengembangan pariwisata yang komprehensif dan kompetitif serta ramah lingkungan, pelestarian warisan budaya dan pembangunan peran perempuan dalam sektor formal.
Dalam debat, lanjut Dodi, secara rinci akan mendalami visi misi sesuai dengan RPJPD (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah) dan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah).
"Untuk debat pertama tanggal 31 Oktober, yang ke dua tanggal 12 November, yang ke tiga tanggal 21 November 2024," ujar Dodi Hendra Supiarso, Sabtu 19 November 2024.
KPU Provinsi Bengkulu telah menetapkan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu sebanyak dua pasang. Nomor urut satu yakni Helmi Hasan dan Mian yang diusung oleh PAN, PDI Perjuangan, partai Gerindra, partai Demokrat, partai Nasdem, partai PKB dan partai Gelora. Sementara, nomor urut dua Rohidin Mersyah dan Meriani diusung partai Golkar, PKS, dan partai Hanura.