ITS dan AAL Kolaborasi Kembangkan Pusat Studi Perang Drone untuk Pertahanan Nasional
Nasional

ITS dan AAL Kolaborasi Kembangkan Pusat Studi Perang Drone untuk Pertahanan Nasional

Surabaya, VIVA Jatim – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menjajaki kerja sama strategis dengan Akademi Angkatan Laut (AAL) dalam pengembangan Pusat Studi Perang Drone.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian teknologi pertahanan nasional.

Penjajakan dilakukan dalam agenda courtesy visit jajaran AAL di Ruang Rektor ITS, Gedung Rektorat ITS, Kamis, 26 Februari 2026.

Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati menyebut kunjungan tersebut sebagai peluang kolaborasi yang signifikan, mengingat ITS memiliki banyak tenaga ahli di bidang teknologi drone.

“ITS memiliki banyak dosen dan peneliti yang berkecimpung di dunia drone. Ini peluang kerja sama yang luar biasa,” ujarnya.

Bambang menambahkan, ITS juga memiliki fasilitas dan tim riset yang mendukung, mulai dari bidang robotika, otomotif, hingga pengembangan sistem teknologi terintegrasi.

Sementara itu, Sekretaris Lembaga AAL Laksamana Pertama TNI Dr Asep Iwa Soemantri menegaskan bahwa teknologi drone harus terus dikembangkan, khususnya dalam mendukung pertahanan nasional.

“Teknologi pertahanan tanpa awak seperti drone sangat efisien dan strategis,” katanya.

Menurut Iwa, penggunaan drone tidak hanya terbatas pada sektor militer, tetapi juga memiliki potensi besar di sektor lain seperti pertanian dan pemetaan wilayah.

Ia menyebut ITS dipilih sebagai mitra karena dinilai memiliki kekuatan di bidang teknologi serta lokasi yang berdekatan dengan AAL sehingga memudahkan koordinasi.

Usai diskusi penjajakan kerja sama, Iwa juga memberikan kuliah tamu kepada mahasiswa Departemen Teknologi Informasi ITS mengenai pembentukan karakter kader pemimpin di Auditorium Tower 2 ITS.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal pembentukan pusat studi yang fokus pada pengembangan teknologi drone untuk kepentingan strategis nasional.

You can share this post!