Inovasi KPI UM Bandung dalam Era Digital Melalui Sinematografi Dakwah
Radar Digital

Inovasi KPI UM Bandung dalam Era Digital Melalui Sinematografi Dakwah

BANDUNG – Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung mengambil langkah inovatif untuk memperkuat identitas keilmuan di era digital.

Fokus utama mereka kini adalah pengembangan sinematografi dakwah melalui film pendek, yang menjadi keunggulan utama Prodi KPI UM Bandung dan membedakannya dari program studi sejenis di perguruan tinggi lain.

Dalam menghadapi pesatnya perkembangan konten digital, KPI UM Bandung berupaya memastikan bahwa pesan-pesan nilai keislaman tidak hanya tersampaikan, tetapi juga dikemas secara estetis dan profesional. Hal ini penting terutama untuk menjawab kebutuhan industri media kreatif dan dakwah digital yang semakin berkembang.

Pendidikan Berbasis Praktik

Ketua Program Studi KPI UM Bandung, Rahmat Alamsyah, menjelaskan bahwa fokus pada produksi film pendek dipilih karena metode ini mampu mengintegrasikan seluruh kompetensi yang diperlukan oleh mahasiswa. Dalam setiap proyek film, mahasiswa dituntut untuk menguasai berbagai aspek, mulai dari teknik audio visual, penyusunan alur cerita, penyutradaraan, hingga proses editing secara profesional.

“Keunggulan utama KPI UM Bandung adalah sinematografi dakwah dalam bentuk film pendek. Dalam produksi film tersebut, terdapat semua unsur kompetensi, mulai dari teknik editing audio dan visual, alur cerita, framing, hingga pengelolaan latar,” ungkap Rahmat Alamsyah saat ditemui di kampus UM Bandung.

Rahmat menambahkan bahwa pendekatan pembelajaran yang diterapkan tidak hanya bersifat teoretis, melainkan juga menekankan pada praktik nyata yang terukur. Hal ini terbukti dari prestasi mahasiswa KPI UM Bandung yang telah meraih berbagai penghargaan dalam lomba film pendek.

Kurikulum Adaptif dan Relevan

Dalam hal pengembangan kurikulum, Prodi KPI UM Bandung secara konsisten melakukan penyesuaian dengan kebutuhan industri serta perkembangan teknologi media. Proses review kurikulum dilakukan secara berkala agar materi pembelajaran tetap relevan dengan dinamika dunia komunikasi, penyiaran, dan dakwah kontemporer.

“Kami selalu melakukan review kurikulum sesuai dengan aturan yang berlaku agar selaras dengan kebutuhan industri dan tren media yang terus berkembang. Materi-materi aktual diajarkan oleh dosen yang kompeten di bidangnya,” jelas Rahmat.

Peluang Karier yang Luas

Prodi KPI UM Bandung juga menyiapkan capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang jelas dan adaptif terhadap perubahan zaman. Terdapat empat profil utama lulusan yang disiapkan, yaitu sebagai jurnalis, penyiar, akademisi dakwah, dan daipreneur.

Dengan empat CPL tersebut, lulusan KPI memiliki peluang karier yang sangat luas di berbagai sektor media, termasuk sebagai wartawan, presenter, editor, penulis artikel, kolumnis, hingga desainer tata letak.

Di ranah digital, lulusan dapat berkarier sebagai jurnalis media daring, content creator, data jurnalis, serta social media journalist. Selain itu, peluang juga terbuka di bidang jurnalistik penyiaran, seperti reporter televisi dan radio, produser program berita, jurnalis video, editor audio visual, hingga podcaster.

Dengan demikian, lulusan KPI UM Bandung berpotensi mengembangkan karier sebagai fotografer berita, jurnalis investigatif, maupun jurnalis tematik di berbagai sektor, termasuk politik, ekonomi, dan olahraga, sejalan dengan komitmen prodi dalam menyiapkan lulusan yang profesional, adaptif, dan berdaya saing tinggi.

You can share this post!