Bloomberg, Ketidakpastian seputar tarif Amerika Serikat secara luas berisiko mengganggu pertumbuhan ekonomi AS yang ‘kuat’, kata Dana Moneter Internasional (IMF).
“Ketidakpastian seputar kebijakan perdagangan dapat menjadi hambatan yang lebih besar dari perkiraan terhadap aktivitas ekonomi,” kata IMF yang dirilis Rabu waktu setempat.
Donald Trump memberlakukan tarif tertinggi AS dalam sekitar satu abad pada tahun lalu, dengan alasan tarif tersebut akan mendorong perusahaan untuk lebih banyak berinvestasi di AS.
Pekan sebelumnya, banyak dari kebijakan tarif dibatalkan oleh Mahkamah Agung, mendorong pemerintahan Trump untuk mencari wewenang alternatif untuk mengenakan pajak impor. Tarif baru sebesar 10% secara menyeluruh mulai berlaku pada Selasa, dan Trump mengatakan dia akan menaikkan tarif menjadi 15%.
Baca Juga
Galaxy S26 Ultra Jagokan Privasi Layar, Cek Fitur Lengkapnya
Emas Naik ke US$5.188, Disulut Risiko Tarif & Tensi Timur Tengah
Merger Netflix dan Warner Tuai Kekhawatiran Jaksa Agung AS
Next article →