Warganet baru-baru ini dihebohkan oleh sebuah video yang menunjukkan aksi seorang penumpang Transjakarta yang melakukan pembayaran dengan cara yang tidak biasa, yaitu menggunakan batu. Video yang diunggah oleh akun Instagram gtid.news ini langsung menarik perhatian dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Dalam video tersebut, tampak seorang penumpang melakukan proses tap in menggunakan batu yang ia temukan di jalan. Awalnya, banyak yang mengira bahwa aksi tersebut merupakan sebuah prank. Namun, yang mengejutkan adalah mesin pembaca kartu berhasil mendeteksi batu tersebut, seolah-olah batu itu adalah kartu uang elektronik.
Fenomena ini memicu rasa penasaran publik, dan banyak yang berspekulasi tentang kemungkinan adanya celah atau bug dalam sistem mesin tap in Transjakarta. Menanggapi hal ini, pihak Transjakarta memberikan klarifikasi.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menegaskan bahwa tidak ada masalah pada sistem Transjakarta dan menolak adanya dugaan bug dalam mesin tap in. "Kami pastikan tidak ada kendala teknis," ujarnya saat dikonfirmasi pada Minggu (29/6).
Ayu menjelaskan bahwa trik yang digunakan oleh penumpang tersebut adalah akal-akalan kreatif. Batu yang digunakan ternyata telah dilengkapi dengan chip kartu uang elektronik yang dikeluarkan oleh bank resmi. Hal ini memungkinkan mesin untuk mendeteksi batu tersebut dan memotong saldo penumpang, seolah-olah penumpang menggunakan kartu yang sah.
"Dengan melakukan tap in menggunakan batu yang sudah ditempel chip tersebut, maka saldo tetap terpotong," jelas Ayu.
Setelah ditelusuri, video yang viral ini rupanya dibuat oleh akun TikTok @commuter.charm, yang dikenal sering membagikan konten-konten unik seputar cara melakukan tap in di Transjakarta dan transportasi umum lainnya di Jakarta. Sebelumnya, akun ini juga pernah memperlihatkan cara tap in menggunakan berbagai benda lain, seperti daun dan saus sachet.
Fenomena ini bukan hanya mencerminkan kreativitas warganet, tetapi juga mengingatkan pentingnya kesadaran dan pemahaman akan sistem pembayaran elektronik di transportasi umum.