Pada Kamis, 10 September 2020, masyarakat Sijunjung, Sumatera Barat, dihebohkan dengan kemunculan gelembung busa raksasa yang tiba-tiba muncul dari tanah. Gelembung berwarna putih ini terlihat di kebun warga di Solok Pantai, Jorong Bukit Gombak, Nagari Padang Laweh, Kecamatan Koto VII, dan membuat banyak orang penasaran.
Fenomena ini menjadi viral di media sosial, terutama Instagram, dengan banyaknya foto dan video yang dibagikan. Salah satu akun yang turut membagikan informasi adalah @bukittinggiku, yang mengungkapkan keheranannya terhadap kejadian tersebut dan mengajak orang lain untuk berbagi informasi di kolom komentar.
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sijunjung, Henry Chaniago, mengonfirmasi adanya fenomena tersebut dan menyatakan bahwa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sedang menyelidiki lebih lanjut. "Dinas Lingkungan Hidup sudah mengambil sampel untuk dibawa ke Padang," ujarnya.
Sementara itu, Paur Humas Polres Sijunjung, Iptu Nasrul Nurdin, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan mengenai tumpukan busa tersebut sekitar pukul 09.45 WIB. Dia juga menambahkan bahwa Kapolsek Koto VII dan personelnya telah memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk mencegah masyarakat mendekati busa tersebut.
Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbar, Siti Aisyah, gelembung busa yang muncul tidak berbau dan saat ini telah dibawa ke laboratorium untuk diperiksa. Siti menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada indikasi gas mudah terbakar dan hanya terdeteksi kandungan oksigen (O2) pada busa tersebut.
"Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa tidak ada gas berbahaya yang terdeteksi. Namun, kami masih perlu melakukan analisis lebih lanjut terhadap cairan dan aerosol yang ada," kata Siti Aisyah.
Kepala DLH menambahkan bahwa hasil pemeriksaan yang lebih mendalam akan memakan waktu, dan diharapkan hasilnya dapat keluar dalam waktu sekitar seminggu. Masyarakat diimbau untuk tidak panik dan menunggu informasi resmi dari pihak berwenang terkait fenomena ini.