Federico Barba: Kekuatan Pertahanan Persib Berasal dari Kerja Sama Tim
Nasional

Federico Barba: Kekuatan Pertahanan Persib Berasal dari Kerja Sama Tim

A

A

A

Share

Share on mail

BANDUNG – Persib Bandung mencatatkan rekor impresif sebagai tim dengan lini pertahanan paling solid saat bermain di depan publik sendiri pada ajang Super League 2025-2026. Menjelang laga krusial kontra Madura United, bek tengah andalan Pangeran Biru, Federico Barba, mengungkapkan statistik mentereng tersebut bukan sekadar keberuntungan, melainkan buah dari kedisiplinan taktik yang diterapkan oleh seluruh elemen tim di lapangan.

Harus diakui, Persib Bandung menjadi tim paling mengerikan saat memainkan pertandingan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Armada Bojan Hodak belum pernah merasakan kekalahan, baik di Super League maupun kompetisi Asia.

Baca Juga:

Pada kompetisi Super League, rekor Persib Bandung masih sempurna. Dari 11 laga kandang yang dimainkan, Marc Klok dan kolega sukses menyapu bersih dengan kemenangan. Bahkan, mereka baru kebobolan satu gol yakni ketika menang 3-1 atas Borneo FC.

1. Bukan Hanya Peran Bek dan Kiper

Barba, salah satu pilar penting di lini pertahanan Persib Bandung mengungkapkan bahwa tidak ada resep khusus di balik keganasan timnya dalam laga kandang. Pemain berpaspor Italia itu menyatakan bahwa catatan positif tersebut merupakan hasil kerja sama tim.

"Tidak ada, saya pikir itu semua tergantung pada tim yang bertahan. Jadi bukan hanya lini pertahanan atau kiper yang bertahan," kata Barba dalam jumpa pers jelang laga kontra Madura United, dikutip Kamis (26/2/2026).

Baca Juga:

Bojan Hodak Absen saat Lawan Madura United, Federico Barba Pastikan Mentalitas Persib Bandung Tak Goyah

"Seluruh tim melakukan pressing dengan baik, kami mempersiapkan pertandingan sesuai arahan pelatih sehingga kami berusaha untuk tidak memberikan terlalu banyak peluang kepada lawan," tambahnya.

2. Prioritas Tiga Poin

Lebih lanjut, Barba menjelaskan tidak ada laga mudah yang dimainkan Persib Bandung di Super League 2025/2026. Keberhasilan mencetak clean sheet pun dianggapnya sebagai bonus karena yang terpenting adalah Pangeran Biru meraih kemenangan.

Baca Juga:

Bojan Hodak Diminta Tinggalkan Persib Bandung, Ini Penyebabnya!

You can share this post!