DPRD Kotim Apresiasi Perusahaan Sawit Perbaiki Infrastruktur Jalan Desa
Sosial

DPRD Kotim Apresiasi Perusahaan Sawit Perbaiki Infrastruktur Jalan Desa

Sampit (ANTARA) - Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Rimbun mengapresiasi kontribusi 11 Perusahaan Besar Swasta (PBS) sektor perkebunan kelapa sawit yang terlibat dalam mempercepat peningkatan infrastruktur jalan di Desa Mirah, Kecamatan Tualan Hulu.

"Kami dari DPRD Kotim, khususnya yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) V sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas keterlibatan pihak swasta untuk perbaikan jalan poros di Desa Mirah," kata Rimbun di Sampit, Jumat.

Hal ini ia sampaikan setelah mendapat informasi dari pemerintah desa setempat mengenai mulai dikerjakannya perbaikan jalan kabupaten menuju Kantor Kecamatan Tualan Hulu yang menghubungkan Desa Merah hingga Desa Luwuk Sampun.

Rimbun menilai langkah nyata dari PBS ini sebagai solusi cerdas dalam mengatasi keterbatasan anggaran daerah saat ini. Sebab, kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan, agar pembangunan tidak terhenti akibat kebijakan efisiensi anggaran pusat. Partisipasi dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial (CSR) menjadi pilar pendukung kemajuan wilayah.

"Ini memang yang selalu kami dorong, yakni peran aktif pihak swasta dalam membantu perbaikan infrastruktur jalan, apalagi di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat seperti sekarang," tuturnya.

Sementara itu, proyek perbaikan kali ini mencakup ruas jalan di Desa Mirah dengan spesifikasi teknis lebar 10 meter dan panjang mencapai 500 meter. Pada titik tertentu timbunan tanah mencapai dua meter guna mengantisipasi banjir yang kerap melanda wilayah itu.

Pengerjaan dilakukan secara kolektif oleh 11 perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut. Sinergi ini memastikan akses mobilitas warga dari Desa Mirah hingga Desa Luwuk Sampun kembali lancar dan layak dilalui kendaraan.

Daftar perusahaan yang berkontribusi dalam program gotong royong infrastruktur ini meliputi PT Uniprimacom, PT Surya Inti Sawit Kahuripan, PT Tunas Agro Subur Kencana I, PT Tunas Agro Subur Kencana II, PT Hutanindo Agro Lestari, PT Swadaya Sapta Putra, PT Karya Makmur Bahagia, PT Hutan Sawit Lestari, PT. Bumi Hutan Lestari, PT Adhyaksa Darma Satya, serta PT Bangkitgiat Usaha Mandiri.

Rimbun menyebut, kehadiran perusahaan di tengah masyarakat harus memberikan dampak konkret, terutama pada sektor infrastruktur dasar. Jalan yang mantap akan menstimulasi distribusi hasil pertanian serta memudahkan akses kesehatan bagi warga pedalaman.

Menurutnya, model kerja sama seperti ini harus menjadi percontohan bagi wilayah lain di Kotim. Perusahaan diharapkan tetap konsisten memperhatikan lingkungan sekitar agar masyarakat merasakan manfaat langsung dari keberadaan investasi di daerah mereka.

You can share this post!