Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah Laksanakan Swab Massal untuk Deteksi Covid-19
Deteksi Viral

Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah Laksanakan Swab Massal untuk Deteksi Covid-19

Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah (Dinkes Tapteng) melaksanakan swab tes massal terhadap 500 warga untuk mendeteksi dan mencegah penyebaran Covid-19. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, dari 21 hingga 25 September 2020.

Kepala Dinkes Tapteng, Hj. Nursyam, menjelaskan bahwa pelaksanaan swab massal ini merupakan bagian dari program Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan, yang bertujuan untuk mempercepat penanganan Covid-19 di daerah. Program ini mengikuti prinsip 3T, yaitu Testing (Pemeriksaan), Tracing (Pelacakan), dan Treatment (Pengobatan).

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan pengambilan minimal 10.000 sampel swab dari kabupaten dan kota di Sumut, dengan target harian minimal 2.000 spesimen untuk diperiksa di laboratorium. Nursyam menegaskan, "Menindaklanjuti instruksi Bupati Tapteng, kami melakukan swab massal terhadap 500 orang masyarakat."

Pada hari pertama, Senin, 21 September 2020, sebanyak 52 orang dari jajaran Puskesmas Sarudik dan tenaga medis telah menjalani tes swab. Selanjutnya, swab dilanjutkan untuk personel TNI AD di Makodim 0211/TT pada siang hingga sore hari.

Pada hari berikutnya, Selasa, 22 September, Dinkes Tapteng melaksanakan swab di Mapolres Tapteng serta bagi masyarakat yang memiliki kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Fokus pelaksanaan swab massal ini juga mencakup petugas kesehatan di rumah sakit dan Puskesmas, serta fasilitas pelayanan umum, termasuk pasar.

Bupati Tapanuli Tengah sebelumnya telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 2370/4431/IX/2020 pada 18 September 2020, yang mengatur pelaksanaan swab massal sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19. Surat edaran ini ditujukan kepada Forkopimda Tapteng, Sekretaris Daerah, Pimpinan OPD, Camat, Direktur RSUD Pandan, dan Pimpinan Puskesmas di seluruh Tapteng.

Nursyam menambahkan, melalui surat edaran ini, setiap instansi dapat mempersiapkan nama-nama yang akan diujikan swab oleh petugas Dinkes selama seminggu ke depan. Hasil swab akan dimasukkan ke dalam Viral Transport Media (VTM) untuk dikirim ke Laboratorium RT-PCR, sebagai salah satu upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah.

You can share this post!