Radar Media Digital - Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, telah berhasil menerapkan sistem digital dalam pengelolaan data penduduk dan layanan administrasi, memudahkan proses administrasi hanya dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Penerapan digitalisasi di Desa Baktiseraga dimulai dengan pemetaan ulang wilayah desa berbasis teknologi. Kegiatan ini melibatkan ahli geografi dan menghasilkan data yang mengejutkan, di mana luas wilayah yang sebelumnya tercatat 158 hektar meningkat menjadi 221 hektar setelah pendataan ulang.
Setelah pemetaan, Pemerintah Desa Baktiseraga melanjutkan dengan pendataan penduduk secara digital, bekerja sama dengan ahli teknologi informasi. Semua data warga kini tersimpan dalam sistem terintegrasi, yang memungkinkan pencarian data menjadi cepat dan akurat. Selama pandemi Covid-19 dan pelaksanaan pemilu, sistem ini terbukti efisien, di mana data warga dapat diakses hanya dengan memasukkan NIK.
Desa Baktiseraga juga mengembangkan sektor ekonomi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kartika Lestari, yang didirikan pada 2016 dan mulai beroperasi pada Maret 2017. Dengan modal awal Rp 50 juta, BUMDes ini kini memiliki aset mendekati Rp 3,6 miliar dan menyumbang Pendapatan Asli Desa (PAD) sekitar Rp 60 juta per tahun. Keberhasilan digitalisasi ini menunjukkan potensi dalam meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.