Riilnya ada relasi kurang baik antarguru. Sekalipun, misalnya, hanya dua guru yang mengalaminya, tetapi dampaknya sangat mungkin dirasakan oleh guru yang lain.
Sebab, biasanya mereka mencari "pendukung". Caranya, terhadap teman guru yang sudah akrab semakin diakrabi. Sebab, selalu ada teman yang sudah akrab. Pun demikian ada yang tak terlalu akrab.
Masing-masing melakukan cara ini. Sehingga, teman guru yang sudah diakrabi oleh guru satu, tak mungkin diakrabi oleh guru dua. Pun demikian sebaliknya, teman guru yang sudah diakrabi oleh guru dua, tak mungkin diakrabi oleh guru satu.
Akhirnya, sangat mungkin situasi semakin kurang nyaman. Karena, seolah-olah ada yang blok sini, ada yang blok situ. Teman guru yang berada di posisi netral pun merasa kurang nyaman.
Sebab, ketika membangun komunikasi dengan guru yang akrab dengan guru satu, misalnya, guru dua bisa saja berprasangka negatif. Pun demikian sebaliknya, ketika membangun komunikasi dengan guru yang akrab dengan guru dua, misalnya, guru satu pun dapat saja berprasangka negatif.
Hanya dua guru yang relasinya kurang baik saja dapat menimbulkan suasana di sekolah kurang nyaman. Apalagi kalau lebih dari dua guru yang relasinya buruk, sudah pasti suasana tak nyaman, bahkan suasana tak nyamannya semakin memberat.
Saya menulis demikian ini karena saya sendiri menjumpainya. Beberapa teman guru dari sekolah lain juga ada yang menceritakan bahwa ada relasi antarguru yang tak baik. Dampak yang ditimbulkan sama, yaitu suasana di sekolah kurang nyaman.
Suasana kurang nyaman tak hanya terasa di ruang guru. Akhirnya, dapat saja melebar ke ruang-ruang belajar. Artinya, murid pun merasakannya, dalam wujud keberlangsungan pembelajaran kurang nyaman.
Sebab, guru yang di dalam benak dan pikirannya kurang nyaman, sudah pasti membawa aura kurang nyaman juga ke ruang belajar, tempat murid dan guru beraktivitas dalam pembelajaran.
Banyak di dalam keluarga, yang dapat disebut juga sebagai lembaga pendidikan, ini memberikan gambaran yang sama. Yaitu, ketika orangtua kurang harmonis, dipastikan tumbuh rasa kurang nyaman berkecamuk dalam benak dan pikirannya.