Jakarta: Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kementerian Pertahanan (Kemhan) Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan, sebanyak 987 aparatur sipil negara (ASN) sudah terdaftar untuk mengikuti pelatihan sebagai komponen cadangan (komcad). Adapun kuota yang disediakan sebanyak 2.000 peserta.
"Terkait pelatihan Komcad ASN gelombang pertama, hingga saat ini jumlah ASN yang telah terdata dan mendaftar sebanyak 987 orang dari kuota yang disiapkan sebanyak 2.000 peserta," kata Rico dikutip dari Antara, Kamis, 26 Februari 2026.
Rico mengatakan ke-987 ASN Selain itu, Rico menjelaskan 2.000 ASN itu akan menjadi kelompok komcad gelombang pertama. Mereka bakal menjalani pelatihan pada April 2026.
Nantinya, pelatihan gelombang kedua akan digelar pada pertengahan 2026 mendatang. Jumlah peserta sama dengan gelombang pertama.
"Total ada 4.000 kuota yang Kementerian Pertahanan sediakan," kata Rico.
Ilustrasi ASN. Foto: MI/Ramdani.
Rico melanjutkan, pada ASN yang akan melakoni pelatihan sebagai komcad ini akan melewati berbagai persyaratan dan seleksi ketat. Salah satu persyaratannya yakni tidak dalam paksaan atau sukarela.