Sumber Foto: Smart Newsroom
Kata Media
Said Lestaluhu: Hasil Survei dan Dinamika Politik Maluku
Lembaga Survei Indonesia (KCI - LSI), Ikrama Masloman, menyampaikan bahwa mantan Gubernur Maluku, Murad Ismail (MI), yang akan mencalonkan diri kembali pada Pemilihan Gubernur - Wakil Gubernur (Pilgub) Maluku, November 2024 mendatang, memiliki peluang untuk memperkuat posisinya. Meskipun saat ini approval ratingnya berada di bawah 50 persen, hal ini memberikan kesempatan bagi MI untuk melakukan perbaikan dan menarik dukungan lebih luas dari masyarakat.
"Pak Murad Ismail memiliki kesempatan untuk meningkatkan dukungan publik. Meskipun saat ini ratingnya di bawah 50 persen, ini adalah tantangan yang bisa diubah menjadi peluang. Dalam politik, dinamika selalu berubah, dan MI dapat memanfaatkan waktu yang ada untuk memperkuat basis dukungannya," ujar Ikrama Masloman dalam Podcast Live TikTok yang digelar Harian Rakyat Maluku.
Ikrama menambahkan bahwa meskipun MI bukanlah petahana yang paling kuat saat ini, hal ini tidak berarti bahwa ia tidak dapat bersaing dengan calon lain. "Dalam setiap pemilihan, situasi bisa berubah dengan cepat. Pak MI memiliki waktu untuk menarik perhatian dan dukungan dari berbagai kalangan," tegasnya.
Said Lestaluhu, Pengamat Politik dari FISIP Universitas Pattimura, juga menekankan pentingnya melihat hasil survei sebagai gambaran yang dinamis. "Dinamika politik di masyarakat Maluku sangatlah aktif, dan perkembangan dari waktu ke waktu akan terus terjadi. Hasil survei adalah potret pada periode tertentu, dan ini memberikan kesempatan bagi semua calon untuk beradaptasi dan meraih dukungan," ungkapnya.
Dengan demikian, meskipun ada tantangan, ada juga banyak peluang bagi Murad Ismail untuk memperkuat posisinya menjelang Pilgub Maluku 2024.


