Pemkot Bandung Siapkan Kajian Mental Pelajar Terkait Penggunaan Gadget
Radar Media Digital - Pemerintah Kota Bandung menyoroti dampak penggunaan gadget dan platform digital yang berkontribusi pada peningkatan tekanan psikologis pada anak-anak usia sekolah. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan perlunya pendekatan ilmiah untuk merumuskan kebijakan pendidikan dan kesehatan mental pelajar.
Awal Kejadian
Wali Kota Farhan mengungkapkan bahwa perkembangan teknologi digital kini menjadi bagian integral dalam kehidupan pelajar. Akses yang luas terhadap media sosial membuat anak-anak selalu terhubung dengan informasi dan tren yang cepat berubah. Salah satu dampak negatif dari intensitas penggunaan gadget adalah munculnya fenomena FOMO (fear of missing out), di mana pelajar merasa tertekan jika tidak bisa mengikuti informasi dan tren yang berkembang di dunia digital.
Perkembangan
Farhan menekankan bahwa perasaan tertekan dapat memicu berbagai respons emosional, seperti kecemasan, rasa rendah diri, hingga stres. Ia mengingatkan bahwa interaksi sosial yang kini lebih banyak terjadi secara digital menjadikan validasi sosial bergantung pada respons di media sosial. Meskipun demikian, Farhan juga menegaskan bahwa gadget bukanlah satu-satunya penyebab gangguan kesehatan mental. Berbagai faktor lain, seperti lingkungan keluarga, pola pendidikan, hubungan sosial, dan tekanan akademik, juga berkontribusi pada kondisi psikologis anak.
Kondisi Terakhir
Pemkot Bandung mendorong dilakukannya penelitian komprehensif yang melibatkan psikolog, organisasi profesi, dan perguruan tinggi untuk menggali kondisi kesehatan mental pelajar. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih terarah dalam sektor pendidikan dan layanan kesehatan mental. Farhan juga mengajak orang tua dan pihak sekolah untuk berperan aktif dalam mendampingi anak-anak dalam penggunaan gadget, serta menekankan pentingnya literasi digital dan komunikasi terbuka antara anak, keluarga, dan guru untuk menciptakan ekosistem digital yang sehat.




