Padel Menjadi Tren Sosial di Purwokerto
Sumber Foto: Tribunbanyumas.com
Lifestyle

Padel Menjadi Tren Sosial di Purwokerto

Ringkasan Berita:

Padel mulai menjadi gaya hidup kelas menengah di Purwokerto.

Tak sekadar aktivitas olahraga, padel sekaligus menjadi sarana sosialisasi dan membangun relasi.

Ada empat lapangan padel di Purwokerto dan sebentar lagi bakal bertambah menjadi delapan.

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Olahraga padel tak hanya menjadi gaya hidup kalangan menengah ke atas di kota-kota besar tetapi juga mulai merambah Purwokerto, Kabupaten Banyumas.

Hal ini terlihat dari mulai menjamurnya lapangan padel di Purwokerto dalam enam bulan terakhir.

Bagi mereka, bermain padel di Purwokerto tak sekadar olahraga tetapi ruang bersosialisasi dan membangun relasi.

Seperti yang diungkapkan Antonius Toni Aditama (42), pengusaha muda Purwokerto.

"Menurut saya, daya tarik utama padel bukan semata pada aspek olahraga melainkan pada sisi sosialnya, lebih ke sosial life-nya."

"Kita jadi ketemu banyak orang di lapangan padel."

"Karena ini olahraga baru, pemain tenis mencoba padel, pemain bulu tangkis juga mencoba, akhirnya mereka jadi satu, saling kenal, saling main bareng antar komunitas," katanya, Senin (23/2/2026).

Toni mengenal padel pada akhir tahun 2025, saat lapangan padel pertama di Purwokerto, dibuka.

Olahraga ini pun tak begitu asing bagi dia yang sebelumnya menekuni tenis.

Saat ini, padel menjadi olahraga yang cukup sering ia lakukan, meski intensitasnya hampir seimbang dengan tenis.

Tarif Sewa Lapangan Relatif Murah

Saat ini, ada empat lapangan padel di Purwokerto.

Namun, jumlah tersebut bakal bertambah.

Pegiat padel Purwokerto Dedy Afrengki mengungkapkan, bakal ada empat lapangan padel baru yang kini masih dalam pembangunan.

Pria yang akrab disapa Enki ini mengatakan, harga sewa lapangan padel di Purwokerto masih relatif murah dibanding kota lain.